Kamis, 23 Januari 2020 16:43 WITA

Sempat Bikin Kagum Jokowi Tahun 2015, Gratieks Terbukti Mampu Dongkrak Sektor Ekonomi

Editor: Abu Asyraf
Sempat Bikin Kagum Jokowi Tahun 2015, Gratieks Terbukti Mampu Dongkrak Sektor Ekonomi
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo

RAKYATKU.COM ? Lima tahun lalu, Presiden Joko Widodo terkagum-kagum. Pada 2015 itu, Provinsi Sulsel melakukan ekspor ke 24 negara tujuan.

Kala itu, ada 27 komoditas berbeda yang dikirim. Nilainya mencapai Rp62 triliun. Saat itu, Sulsel masih dipimpin Gubernur, Syahrul Yasin Limpo.

Apa yang terjadi kemudian? Pada 2018, pertumbuhan ekonomi Sulsel mencapai 7,07 persen. Berhasil menciptakan nilai tambah Rp462,34 triliun atas dasar harga berlaku. Sedangkan berdasarkan harga konstan sebesar Rp309,24 triliun.

Kini program itu diadopsi ke level nasional. Gerakan ekspor tiga kali lipat (Gratieks), namanya. Hasilnya, sangat memuaskan. Kementerian Pertanian (Kementan) dalam waktu singkat membuktikan kenaikan kontribusi pertanian terhadap PDB nasional. 

Hasil ekspor pertanian Indonesia mengalami peningkatan hingga 24,35 persen pada bulan Desember 2019. Sektor pertanian menyumbang angka USD 370 juta.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan), Kuntoro Boga Andri menjelaskan dampak positif program ini. Ekspor pertanian pada Desember 2019 menunjukkan tren positif. 

Ekspor komoditas pertanian pada Desember 2019 naik signifikan. Disebabkan meningkatnya ekspor buah-buahan, tanaman obat aromatik, dan rempah-rempah.

loading...

Gratieks digadang memberikan kontribusi positif untuk ekonomi nasional. Juga kesejahteraan petani dalam lima tahun ke depan.

Kuntoro menyebutkan cemerlangnya kinerja ekspor yang dirilis BPS, membuktikan esensi peran negara dalam memajukan kesejahteraan rakyat terwujud. Negara berhasil memfasilitasi ekspor komoditas lokal dan memproteksi terjadinya impor.

Pengamat pertanian Universitas Nasional IGS Sukartono, Senin (20/1/2020), bahkan mendukung target tiga kali lipat ekspor selama lima tahun ke depan yang dicanangkan Menteri Pertanian.

"Program ini realistis. Amat mungkin dapat terwujud ya. Kita semua mengetahui bahwa potensi sumber daya pertanian Indonesia begitu banyak yang bisa dikelola dengan baik untuk berkompetisi di pasar internasional," ujar Sukartono di Jakarta.

Sukartono menjelaskan, arah tiga kali ekspor juga bakal memacu kapasitas produksi pertanian nasional meningkat, sehingga ikut mampu memenuhi stok pangan domestik.


 

Loading...
Loading...