Kamis, 23 Januari 2020 12:43 WITA

Pelaku Masih 'Bebas', Korban Lakalantas di Barru Keluhkan Kinerja Polisi

Penulis: Achmad Afandy
Editor: Adil Patawai Anar
Pelaku Masih 'Bebas', Korban Lakalantas di Barru Keluhkan Kinerja Polisi

RAKYATKU.COM, BARRU - Kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) melibatkan pengendara Brio dan Innova terkesan mandek.

Kasus itu sudah sebulan di Polres Barru, pasca pristiwa kecelakaan 23 Desember 2019 lalu di Kecamatan Tanete Rilau. Kala itu pengendara Brio ditabrak pengendara Innova saat melintas di depan SPBU Rama.

Nirwan, pengendara Brio yang menjadi korban atas insiden itu mengeluhkan lambatnya proses penanganan kasus tersebut di polisi.

"Belum ada kejelasan dari polisi (soal kasusnya). Bahkan sudah satu bulan saya belum juga dimintai keterangan," kata Nirwan kepada wartawan, Kamis (23/1/2020).

"Padahal, mobil saya sudah diamankan di Polres Barru," sambungnya.

Kasus ini sebenarnya pernah hampir selesai secara kekeluargaan. Ketika itu, Nirwan pernah didatangi suruhan pengendara Innova tersebut di rumahnya. Tepatnya pada awal Januari 2020.

Suruhan penabrak tersebut menanyakan masalah uang ganti rugi kerusakan mobil Nirwan.

Dia menawarkan uang Rp7,5 juta ke korban. Nirwan bukannya menolak, namun Ia merasa uang dengan nominal itu tidak cukup membiayai kerusakan mobilnya.

loading...

Kondisi mobil Nirwan penyok di sisi kiri. Pintu depan dan belakangnya ringsek parah. Akhirnya pertemuan Nirwan dan orang suruhan pengendara Innova itu menemui jalan buntu.

"Tidak cukup ini kasihan uang segitu. Kalau penabrak ini tidak punya uang, silahkan cari bengkel yang menurutnya murah. Asal mobil saya diperbaiki seperti semula," ujar warga Lipukasi yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang itu.

Nirwan mengutarakan harapannya kepada polisi agar mempercepat proses penanganan kasusnya. Jika diperlukan, Nirwan mengaku siap di mediasi dengan pelaku.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Barru, AKP Mariana Taruk mengatakan, lambatnya BAP lantaran si pengendara Innova sedang sakit.

"Kasus ini sementara ditangani. Kami sudah panggil pengendara Innova atas nama Amin. Panggilan pertama kami layangkan via telepon," ujar Mariana.

"Namun, keterangannya pak Amin sedang sakit. Jumat (24/1) besok, akan kami panggil kembali secara resmi. Dan dia bersedia datang. Kalau kondisinya sakit. Kami minta sertakan keterangan dokter. Kasus ini kami atensi," katanya.

Informasi yang dihimpun, kronologi kecelakaan itu bermula saat pengendara Brio melaju di jalan poros dari arah Barru menuju Makassar. Ketika berada depan SPBU Rama. Tiba-tiba pengendara Innova keluar dari pom bensin lalu menyeruduk mobil Brio.

Loading...
Loading...