Selasa, 21 Januari 2020 15:18 WITA

Hentikan Orasi saat Azan Berkumandang, Pedagang Pasar Atapange Makan Buras Bareng Polisi

Editor: Abu Asyraf
Hentikan Orasi saat Azan Berkumandang, Pedagang Pasar Atapange Makan Buras Bareng Polisi
Pedagang Pasar Atapange makan siang bareng polisi usai unjuk rasa ke DPRD Wajo, Selasa (21/1/2020).

RAKYATKU.COM,WAJO - Perwakilan pedagang Pasar Atapange sedang berorasi. Tiba-tiba terdengar azan salat zuhur dari masjid terdekat.

Seketika itu, orator menghentikan orasinya. Para pedagang yang umumnya perempuan membubarkan diri. Tidak langsung pulang. Mereka mencari tempat teduh.

Para pengunjuk rasa ini ternyata membawa bekal. Burasa atau buras. Penganan tradisional yang terbuat dari beras dan santan. Dibungkus daun pisang.

Tak sekadar burasa, mereka juga menyiapkan lauk. 

Mereka juga tidak menikmatinya sendiri. Polisi yang bertugas mengamankan unjuk rasa diajak makan bersama. Mereka berbaur di bawah pohon yang rindang.

loading...

Selasa (21/1/2020), pedagang Pasar Atapange berunjuk rasa ke kantor DPRD Wajo. Mereka didampingi Pemuda Pancasila.

Mereka menyuarakan aspirasi tentang pembagian lapak Pasar Atapange pasca renovasi. Banyak pedagang lama tidak kebagian tempat. 

Mereka meminta Pemkab Wajo berlaku adil. Memprioritaskan pedagang lama. DPRD sebagai wakil rakyat diminta mengawasi pembagian lapak itu agar tidak merugikan pedagang.

"Aksi unjuk rasa terasa sangat aman, damai, dan sejuk dengan adanya suasana seperti ini," ujar Brigpol Sutrisno, personel Humas Polres Wajo. (Rasyid/Rakyatku.com)

Loading...
Loading...