Minggu, 19 Januari 2020 10:55 WITA

Bocah Ini Lompat 1.000 Kali Sehari Agar Tinggi, Hasilnya: Dia Terpendek di Kelasnya

Editor: Abu Asyraf
Bocah Ini Lompat 1.000 Kali Sehari Agar Tinggi, Hasilnya: Dia Terpendek di Kelasnya
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Hubungan antara lompat tali dengan pertumbuhan tinggi badan masih harus dikaji. Bocah 12 tahun ini tidak mendapatkan hasil signifikan.

Banyak orang tua yang menganggap banyak melompat bisa membuat tubuh anak-anak cepat tinggi. Selain lompat tali, juga olahraga lain yang membuat pemainnya melompat. Basket contohnya.

Sepasang suami istri di China mendorong putra mereka yang berusia 12 tahun untuk melompat 1.000 kali sehari. Mereka menjanjikan hadiah 10 RMB atau sekitar Rp20 ribu untuk setiap 1.000 kali lompatan.

Menurut EBC News, anak ini adalah 145cm. Tinggi rata-rata untuk anak-anak yang usianya 152 sentimeter. 

Ayah bocah itu memberinya lompat tali dan berhasil meyakinkannya untuk mulai melompat. Sejak hari itu dan seterusnya, dia menggunakan lompat tali setiap hari. Dia bisa melompat hingga 3.000 kali sehari. 

Setelah satu tahun penuh melompat, orang tua memberi hadiah total RMB 4.000 atau sekitar Rp7.968.388

Namun, bukannya bocah itu tumbuh lebih tinggi, tetapi ia akhirnya menjadi siswa terpendek di kelasnya.

Ternyata dia telah menghabiskan uang yang didapatnya untuk cemilan tidak sehat seperti keripik kentang. Ini menjelaskan misteri di mana dia sering kehilangan nafsu makan di meja makan dan kenaikan berat badan.

Orang tuanya mengira dia sedang mengalami masa sulit dengan para akademisi, tetapi dia sebenarnya hanya ngemil tanpa henti.
 

Loading...
Loading...

Berita Terkait