Jumat, 17 Januari 2020 10:16 WITA

Pecahkan Kaca Jendela, Arsyad Masuk Rumah Istri, Mengejar Lalu Menikamnya Berulang Kali

Editor: Fathul Khair Akmal
Pecahkan Kaca Jendela, Arsyad Masuk Rumah Istri, Mengejar Lalu Menikamnya Berulang Kali
Fatmawati bersimbah darah sesaat setelah ditikam suaminya berkali-kali

RAKYATKU.COM, PANGKEP - Sudah sangat malam. Menjelang pergantian hari, sekitar pukul 23.30, Kamis (16/1/2020). Orang-orang kampung sudah keenakan tidur. Di Panritae, Desa Parenreng, Kecamatan Segeri, Pangkep.

Fatmawati, juga merebahkan tubuhnya. Di atas ranjang. Di rumah panggung, dia tinggal bersama anaknya. Muh Thalib namanya. Umurnya 9 tahun. 

Setiap hari, mereka memang tinggal berdua. Fatmawati, sudah lama bercerai.

Wanita 42 tahun itu, kemudian dinikahi Andi Arsyad. Arsyad, juga sudah bercerai. Jarak rumah Fatma dan Arsyad, juga tidak berjauhan. Masih satu kampung.

Malam itu, Arsyad datang ke rumah Fatmawati. Bukan mengetuk pintu lewat depan. Tapi lewat jendela. Dia memecahkan kaca. Berhasil masuk.

Melihat Arsyad masuk, Fatma langsung kabur keluar rumah. Belum ditahu, apa yang terjadi saat itu.

Arsyad mengamuk. Dia mengejar istrinya, sambil membawa badik. Ketakutan, Fatma terburu-buru mendatangi rumah tetangganya, Jamaluddin. Harapannya, Fatma bisa mendapat perlindungan.

loading...

Fatma mengetuk pintu Jamaluddin berulang kali. Tapi tidak ada respons dari dalam.

Arsyad datang. Dia menikam Fatma berkali-kali. Tumbang. Di teras rumah jamaluddin, Fatma tergelatak bersimbah darah. Dia terlihat hanya mengenakan pakaian dalam dan celana pendek.

Sementara itu, anak korban, Muh Thalib, berusaha melerai dan menyelamatkan ibunya. Tapi apa daya. Tubuhnya yang masih kecil, juga tidak bisa membendung amarah Arsyad. Dia juga terkena tusukuan di lengan.

Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri dengan sepeda motor. Namun, polisi bergerak cepat. Pelaku berhasil diringkus, beberapa jam kemudian.

"Belum bisa dipastikan motif pelaku, tega menghabisi nyawa istrinya sendiri. Kita sementara melakukan pemeriksaan terhadap pelaku," ujar Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji. (Tajuddin Mustaming)  

Loading...
Loading...