Rabu, 15 Januari 2020 03:30 WITA

Inilah 'Sahabat' Nabi yang Masih Hidup Sampai Sekarang

Editor: Fathul Khair Akmal
Inilah 'Sahabat' Nabi yang Masih Hidup Sampai Sekarang
Inilah Pohon Sahabi, tempat Nabi Muhammad SAW bernaung ketika melakukan perjalanan ke negeri Syam 1400 tahun silam. Pohon ini masih hidup dan kokoh sampai sekarang. Foto/Dok juwairiyahh

RAKYATKU.COM - Belum lama ini, Al-Habib Ali Masyhur bin Hafiz (Mufti Tarim, Yaman) dan Al-Habib Umar bin Hafiz bersama rombongannya melakukan ziarah (kunjungan) ke salah satu 'sahabat' Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) di negeri Syam.

'Sahabat' Nabi yang satu ini bernama Pohon Sahabi, tempat bernaungnya Rasulullah ketika perjalanan ke Negeri Syam. Ajaibnya, pohon ini masih hidup dan kokoh sampai sekarang. Pohon ini berada di tengah-tengah padang pasir gersang di Yordania.

Pada usia 12 tahun, Baginda Nabi ikut pamannya berniaga ke negeri Syam bersama rombongan dagang bangsa Quraisy. Di pohon inilah Rasulullah berteduh sambil menjaga unta dan barang dagangan para kabilah. Dahan-dahan pohon tersebut melindungi Rasulullah dari teriknya panas matahari.

Salah satu murid Habib Umar bin Hafiz, Al-Habib Quraisy Baharun (pengasuh Ponpes As-Shidqu Kuningan) meyebutkan, meski hidup di tempat yang panas, pohon ini tumbuh subur dan mampu bertahan selama ribuan tahun lamanya. Karena satu-satunya sahabat Nabi yang masih hidup, pohon ini sering dikunjungi oleh muslim dari seluruh dunia.

Terkadang pohon ini suka menggugurkan daunnya, namun kemudian tumbuh subur dan rindang. Di masa kecilnya Rasulullah, beliau bertemu dengan seorang pendeta Nasrani bernama Buhaira. Pendeta itulah yang mengetahui tanda-tanda kenabian Muhammad berdasarkan Alkitab.

Saat bertemu dengan rombongan Abu Thalib, Buhaira melihat seorang anak yang memiliki ciri-ciri Kenabian. Kemudian Buhaira menjamu Kabilah untuk makang siang. Namun, Muhammad tidak datang ke jamuan itu karena ia ditugaskan untuk menjaga Unta dan barang dagangan sambil berteduh di bawah Pohon Sahabi.

Melihat Muhammad kecil tidak hadir, Buhaira segera mencarinya. Buhaira melihat ciri-ciri lain kenabian Muhammad ketika dahan-dahan pohon itu melindungi Muhammad dari panasnya matahari. Dia semakin yakin kalau anak kecil ini kelak akan menjadi Nabi terakhir, dilansir dari kalam.sindonews.com.

Setelah 1400 tahun berlalu, Pohon Sahabi ini masih hidup. Ajaibnya, pohon ini mampu bertahan hidup ribuan tahun di tempat yang sangat panas dan tidak ada tumbuhan lain di sekitarnya.

"Allah Ta'ala sengaja menghidupkan Pohon Sahabi ini agar menjadi pengingat dan bukti sejarah Islam di masa lalu. Hal apapun yang berkaitan dengan Nabi Muhammad itu pasti kekal dan mulia adanya," kata Habib Quraisy.

Loading...
Loading...

Berita Terkait