Selasa, 07 Januari 2020 23:54 WITA

Jadi Keynote Speaker di Unismuh, Wagub Sulsel Ajak Galakkan Ekonomi Syariah

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Nur Hidayat Said
Jadi Keynote Speaker di Unismuh, Wagub Sulsel Ajak Galakkan Ekonomi Syariah
Andi Sudirman Sulaiman.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mengadakan seminar bertajuk hukum dan ekonomi syariah menuju Indonesia emas 2045, di Balai Sidang kampus Unismuh, Selasa (7/1/2020).

Hadir sebagai pembicara yakni Rektor Unismuh Makassar Muhammad Rahman Rahim, Sherly Annavita Rahmi, (Master of Social Impact Swimburne Australia, Ismail Bachtiar Anggota DPRD Sulsel, dan dosen Unismuh Mega Mustika. Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman sebagai keynote speaker.

Rektor Unismuh Makassar, Abdul Rahman Rahim mengatakan, tercatat selama Andi Sudirman Sulaiman menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulsel sudah empat kali hadir di Unismuh Makassar.

Dia menambahkan, seminar ini diselenggarakan program studi hukum dan ekonomi Islam.

"Kita bisa menyentuh sedikit aspek perkembangan ekonomi syariah secara nasional perkembangan ekonomi Islam yang ditandai dengan lahirnya Bank Muamalat sebagai Bank Syariah di tahun 1992 atau di usianya yang sudah 28 tahun," ucapnya.

Menurutnya, tercatat alumni Unismuh yang berasal dari dua program studi itu sudah banyak mengisi formasi-formasi di bank-bank syariah yang ada di Makassar.

loading...

Sementara itu, Andi Sudirman Sulaiman selaku keynote speaker mengatakan, organisasi Muhammadiyah patut dicontoh. 

Dia pun menyanjung Unismuh Makassar. Menurutnya, ini merupakan salah satu perguruan tinggi yang mengimplementasikan secara nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi.

"Dari segi potensi, (Unismuh) memaksimalkan potensi bantuan untuk survive ke masyarakat," katanya.

Dia pun mengajak, untuk menggalakkan ekonomi syariah. "Tahun 2045, kita mesti memantapkan ilmu dan fondasinya. Saya berharap Unismuh Makassar dapat menjadi ujung tombak," tambahnya.

Dia berpesan, agar mahasiswa harus memiliki dasar-dasar atau standar-standar ilmu syar'i.

Loading...
Loading...