Senin, 06 Januari 2020 23:21 WITA

Kronologi Kades di Gowa Tabrakan dengan Mobil Pikap dan Sepeda Motor

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Mays
Kronologi Kades di Gowa Tabrakan dengan Mobil Pikap dan Sepeda Motor
Kendaraan yang dikendarai Awaluddin ringsek usai bertabrakan dengan sepeda motor dan mobil pikap.

RAKYATKU.COM, GOWA - Mobil putih yang dikendarai Kepala Desa Lassa-lassa, Awaluddin Hamzah bersama empat orang koleganya mengalami kecelakaan.

Beruntung semua korban selamat. Mereka telah mendapat perawatan medis dari pihak RSUD Syekh Yusuf.

Polisi menyebut, insiden tersebut melibatkan tiga kendaraan. Yakni, mobil milik Awaluddin, sebuah mobil pikap, dan sebuah sepeda motor.

Diduga salah satu pengendara ada yang mengantuk, hingga tabrakan pun tak terelakkan. 

Berawal saat mobil Kia bernomor polisi DD 1445 BV, yang dikendarai oleh Awaluddin bersama lima koleganya, melintas dari arah Bili-bili menuju Sungguminasa.

"Saya mau ke jalan Swadaya, Sungguminasa, untuk antar uang panaik," kata Awaluddin saat ditemui Rakyatku.com di RSUD Syekh Yusuf, Senin (6/1/2020).

Kemudian, setibanya di TKP, di jalan Poros Malino, Panciro, Kecamatan Bontomarannu, mobil yang dikendarai Awaluddin hilang kendali. Mobil itu lalu menabrak sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DD 4434 XM, yang dikendarai Nurdiana berboncengan Kartini.

loading...

Selain pengendara motor itu, ada juga sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter bernomor polisi DD 3629 BI, yang dikendarai Sulhaedi yang berboncengan Ita Hardianti dan Humairah.

Sedangkan mobil Daihatsu pikap bernomor polisi DD 8662 AI yang dikemudikan Ramli, bergerak dari arah Sungguminasa menuju ke kampung Bili-bili.

"Semua pengendara itu termasuk yang dibonceng, atas nama Sulhaedi, Ita Hardianti, Humairah, Nurdiana, Kartini, Awaludin Hamzah, Minasara, Abd Azis dan Sujirah mengalami luka-luka dan telah dirawat di RSUD Syekh Yusuf," tambah Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan.

Polisi dari Sat Lantas Polres Gowa pun telah melakukan olah TKP. Pemeriksaan saksi guna mengetahui penyebab pasti tabrakan tersebut dilakukan.

"Kami juga telah menghubungi pihak Jasa Raharja," tutup perwira polisi berpangkat tiga balok ini.

Loading...
Loading...