Senin, 06 Januari 2020 14:33 WITA

516 Rumah Warga Terdampak Angin Kencang di Parepare, 2 Korban Terluka

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Nur Hidayat Said
516 Rumah Warga Terdampak Angin Kencang di Parepare, 2 Korban Terluka
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, saat memantau rumah warga yang terdampak angin kencang, Senin (6/1/2019).

RAKYATKU.COM, PAREPARE — Warga Korban angin kencang di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, mulai mengumpulkan puing-puing bangunan yang terbawa angin kencang.

Umumnya rumah warga  mengalamai kerusakan di bagian atap dan dinding rumah setelah diterjang angin kencang yang berlangsung selama 30 menit tersebut.

Dari data BPPD hingga Senin (6/1/2020), setidaknya 516 rumah di 4 kecamatan  mengalami kerusakan. Dua orang terpaksa dirawat di RSUD Andi MAkkasau akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

“Angin kencang yang berlangsung selama 30 menit ini, bisa dikatakan menyisir masyarakat pesisir di 11 kelurahan. Setelah kita melakukan rapat monitoring, ternyata ada ratusan rumah warga yang rusak,” kata Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.

Taufan yang turun melakukan pemantauan di rumah warga yang terkena dampak angin kencang meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca yang terbilang sangat ekstrem.

loading...

“Berikan edukasi kepada masayarakat untuk waspada terhadap cuaca ektrem, apalagi daerah kita terletak di pesisir, kita sudah berikan bantuan kepada warga yang terdampak, termasuk perbaikan rumah bagi mereka yang menjadi korban,” terangnya.

Direktur RSUD Andi Makkasau, Renny Angraeni Sari menjelasakn saat ini kondisi kedua pasien yang dirawat di RS sudah membaik setelah dirawat intensif.

“Untuk pasien dewasa initial DR menderita vulnus laceratum regio cruris D atau luka robek tungkai kanan. Lukanya sudah dijahit dalam  kondisi aman, sementara balita initial AR yang mengalami trauma capitis berat kondisinya juga sudah membaik  meskipun sempat rencana dirujuk setelah mengalami perdarahan subdural dan fraktur depresi kepala,” jelasnya.

Loading...
Loading...