Minggu, 05 Januari 2020 19:13 WITA

Helikopternya Gagal Mendarat, Jokowi Tanya Kepala BNPB: Apa yang Harus Dilakukan Pak Doni?

Editor: Abu Asyraf
Helikopternya Gagal Mendarat, Jokowi Tanya Kepala BNPB: Apa yang Harus Dilakukan Pak Doni?
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Kepala BNPB Doni Monardo di atas helikopter, Minggu (5/1/2020).

RAKYATKU.COM - Entah sedang mengetes atau sedang meminta masukan. Dalam helikopter yang sedang terbang, Presiden RI Joko Widodo melontarkan pertanyaan kepada Kepala BNPB, Doni Monardo.

Pada Minggu (5/1/2020), keduanya sama-sama meninjau wilayah yang terkena longsor. Rencananya, Jokowi mengunjungi Sukajaya, Bogor. Namun, helikopter yang ditumpangi gagal mendarat sehingga kembali ke Lanud Atang Sanjaya.

"Pak Doni, apa yang harus dilakukan (untuk mencegah longsor)," kata Jokowi seperti dikutip dari siaran pers BNPB.

Mendapat pertanyaan seperti itu, Doni Monardo langsung menjawab, "Kembalikan fungsi lahan dengan menanam vetiver, Pak Presiden."

Vetiver dikenal dengan nama akar wangi atau narwastu. Tanaman sejenis rumput yang berasal dari India tersebut masih sekeluarga dengan padi dan sereh. 

Menurut jenderal bintang tiga itu, tanaman tersebut sudah dikenal dunia sebagai pencegah tanah longsor. Akarnya bisa mencapai kedalaman 2 hingga 2,5 meter. 

loading...

Vetiver dinilai tepat untuk mengatasi lahan gundul yang salah satu penyebabnya adalah perusahaan lalai menghijaukan kembali lahan Hak Guna Usaha (HGU). 

"Bioteknologi vertiver sudah diuji coba dan mendapat pengakuan World Bank bahkan PBB. Di banyak tempat dan negara, tanaman ini sudah dikenal luas sebagai tanaman pencegah longsor," urai Doni. 

Presiden pun memerintahkan Doni berkoordinasi dengan TNI dan pihak terkait lainnya untuk menanam vetiver. Khususnya di lereng pegunungan. Doni mengaku akan menyiapkan 100 ribu bibit tanaman akar wangi.

"Di sela-sela tanaman akar wangi, akan diseling tanaman keras seperti sukun, aren, dan alpukat. Selain punya nilai ekologis, juga punya nilai ekonomis," ucap Doni.

Loading...
Loading...