Jumat, 03 Januari 2020 07:00 WITA

Khawatir jadi Mata-mata China, Aplikasi TikTok Dilarang di Ponsel Tentara AS

Editor: Fathul Khair Akmal
Khawatir jadi Mata-mata China, Aplikasi TikTok Dilarang di Ponsel Tentara AS
Aplikasi Tik Tok. Foto: indonesiainside

RAKYATKU.COM - Angkatan Darat AS, melarang TikTok untuk digunakan di ponsel pemerintah. Itu dilakukan, karena kekhawatiran Amerika Serikat, terhadap dugaan aksi mata-mata, yang dilakukan oleh China, yang bisa saja masuk ke aplikasi hiburan, seperti TikTok.

Ini tentu saja agak berbanding terbalik. Ketika Angkatan Darat AS, membuat kebijakan untuk memanfaatkan aplikasi hiburan sebagai alat rekrutmen kekininian.

Tak hanya Angkatan Darat AS memang, yang melarang. Awal bulan ini, Angkatan Laut AS melarang aplikasi China dari perangkat seluler yang dikeluarkan pemerintah karena masalah keamanan siber.

Dimiliki oleh ByteDance yang berbasis di Beijing, TikTok telah menarik perhatian dari para pejabat AS yang khawatir bahwa, perusahaan China berada di bawah pemerintah negara itu dan dapat menggunakan produk mereka untuk memata-matai.

"Angkatan Darat mengikuti petunjuk (Kantor Sekretaris Pertahanan) tentang ini," kata seorang juru bicara Angkatan Darat kepada Cnet.

“Ada Pesan Kesadaran Siber yang dikirim pada 16 Desember yang mengidentifikasi TikTok memiliki potensi risiko keamanan yang terkait dengan penggunaannya,” tambah pihak Angkatan Darat.

Pesan tersebut mengarahkan tindakan yang tepat bagi karyawan untuk melindungi informasi pribadi mereka.

loading...

Bulan lalu, Angkatan Darat AS melarang kadet dari menggunakan TikTok, setelah Senator Chuck Schumer menyatakan kekhawatiran tentang upaya perekrutan Angkatan Darat yang menggunakan aplikasi.

Meskipun militer tidak dapat melarang personel menggunakan TiKTok di ponsel pribadi mereka. Angkatan Darat menyarankan anggota untuk berhati-hati jika mereka menerima pesan teks yang tidak dikenal.

Sekadar informasi, memang gak ada waktu pastinya mengenai kapan TikTok memiliki tanda-tanda bahwa aplikasinya terindikasi jadi mata-mata China. Yang jelas, isu ini mulai tersebar sejak Oktober lalu oleh pemerintah AS, dikutip dari uzone.id.

Pemerintah dan senator AS sangat menyadari kalau TikTok sebagai aplikasi yang bisa membuat video pendek dan digunakan oleh jutaan remaja ini bisa menjadi ancaman bagi keamanan nasional negaranya.

Senator Chuck Schumer dan Tom Cotton pada tanggal 20an Oktober kemarin memerintahkan badan intelijen AS untuk melakukan tinjauan terhadap risiko keamanan nasional yang kemungkinan disebabkan oleh TikTok, serta platform yang berasal dari China lainnya.

Menurut mereka, aplikasi seperti TikTok sangat mungkin digunakan China untuk memata-matai warga Amerika atau alat kampanye asing yang dapat memengaruhi preferensi politik.

Tags
Loading...
Loading...