Kamis, 02 Januari 2020 08:38 WITA

Kecerdasan Buatan Google Bisa Deteksi Kanker Payudara

Editor: Andi Chaerul Fadli
Kecerdasan Buatan Google Bisa Deteksi Kanker Payudara

RAKYATKU.COM - Sebuah sistem kecerdasan buatan Google dapat memprediksi wanita mana yang akan mengembangkan kanker payudara berdasarkan skrining mammogram.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature pada 1 Januari menunjukkan bahwa kecerdasan buatan memiliki potensi untuk meningkatkan akurasi skrining untuk kanker payudara, dikutip dari Straitstimes, Kamis (2/1/2020).

Ahli radiologi melewatkan sekitar 20 persen kanker payudara pada mammogram, kata American Cancer Society. Separuh dari semua wanita yang mendapatkan skrining selama periode 10 tahun memiliki hasil positif palsu.

Temuan penelitian ini, dikembangkan dengan unit AI DeepMind Alphabet yang bergabung dengan Google Health pada bulan September. 

Tim, yang termasuk peneliti di Imperial College London dan National Health Service Inggris, melatih sistem untuk mengidentifikasi kanker payudara pada puluhan ribu mammogram.

loading...

Mereka kemudian membandingkan prediksinya dengan hasil aktual dari seperangkat 25.856 mammogram di Inggris dan 3.097 dari Amerika Serikat.

Studi ini menunjukkan sistem AI dapat mengidentifikasi kanker dengan tingkat akurasi yang sama dengan ahli radiologi ahli, sambil mengurangi jumlah hasil positif palsu sebesar 5,7% pada kelompok yang berbasis di AS dan 1,2% pada kelompok yang berbasis di Inggris.

Ini juga memotong jumlah negatif palsu, di mana tes salah diklasifikasikan sebagai normal, sebesar 9,4% pada kelompok AS, dan 2,7% pada kelompok Inggris.

Perbedaan-perbedaan ini mencerminkan cara mammogram dibaca. Di Amerika Serikat, hanya satu ahli radiologi yang membaca hasilnya dan tes dilakukan setiap satu hingga dua tahun. Di Inggris, tes dilakukan setiap tiga tahun, dan masing-masing dibaca oleh dua ahli radiologi. Ketika mereka tidak setuju, yang ketiga dikonsultasikan.

Tags
Loading...
Loading...