Rabu, 01 Januari 2020 21:01 WITA

Awali 2020 di Darul Istiqamah, Wagub Mengaku Pisahkan Barang Pribadi dan Dinas

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Abu Asyraf
Awali 2020 di Darul Istiqamah, Wagub Mengaku Pisahkan Barang Pribadi dan Dinas
Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (ketiga kiri).

RAKYATKU.COM,MAROS - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengawali 2020 di Maros. Tepatnya di Pondok Pesantren Darul Istiqamah.

Wagub menghadiri peresmian Gedung Perjuangan Madrasah Ibtidaiyah. Kegiatan itu dirangkaikan resepsi pernikahan empat pasang mempelai. 

Gedung madrasah yang diresmikan ini dibangun dalam kurun waktu tiga bulan.

"Sektor keagamaan harus menjadi prioritas program di Sulawesi Selatan, untuk mempercepat pembangunan di maros. Generasi pelanjut dan penerus," ujar Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif, pimpinan Ponpes Darul Istiqamah. 

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, bagaimana kesehariannya sebagai orang nomor dua di Sulawesi Selatan.

Salah satunya dapat dilihat dari pakaian. Dia selama ini membedakan pakaian yang disediakan pemerintah untuk acara resmi dan pakaian yang dibeli dengan kantong pribadi untuk dipakai keseharian. 

Dia juga membedakan mobil untuk keperluan dinas dan mobil pribadi untuk mengantar anak ke sekolah.

loading...

"Harta hanya titipan untuk bertahan hidup dan untuk beribadah kepada Allah subhanahu wata'ala. Kami Pemerintah Provinsi Sulsel mendorong bagaimana orang-orang yang baik akhlaknya menjadi pemimpin ke depan," ujarnya. 

"Pembinaan akhlak mulai dari hal-hal kecil, dalam keluarga serta kepribadian sehari-hari," lanjutnya. 

Menurutnya, tidak ada kata terlambat dalam mempelajari agama Islam. Ia pun menyampaikan selamat atas peresmian gedung Madrasah Ibtidaiyah ini.

"Semoga menjadi amal jariyah, semoga sekolah ini melahirkan generasi dan pemimpin yang lebih baik kedepannya," sambungnya. 

Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Maros, Harmil Mattotorang. Hadir pula Ustaz Mufassir Arif selaku kepala kantor pusat Darul Istiqamah, dosen Unhas Prof Dr dr Veni Hadju, dan petinggi Yayasan Darul Istiqamah.

Loading...
Loading...