Senin, 30 Desember 2019 11:39 WITA

Empat Negara Islam yang Melarang Perayaan Tahun Baru

Editor: Fathul Khair Akmal
Empat Negara Islam yang Melarang Perayaan Tahun Baru
Foto: bareksa.com

RAKYATKU.COM - Sebagian besar negara yang penduduknya mayoritas Muslim tidak melarang perayaan tahun baru dan Natal, termasuk Indonesia.

Meskipun demikian, tak sedikit komunitas yang melarang perayaan tahun baru karena bertentangan dengan ajaran Islam.

Perayaan tahun baru dianggap bisa memicu perbuatan maksiat seperti pesta narkoba, seks, menghamburkan makanan, mengotori udara dengan kembang api dan ujungnya lupa pada ibadah.

Walaupun begitu, Indonesia yang menyandang gelar sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia tetap tidak melarang perayaan tahun baru Masehi.

Berbeda dengan beberapa negara Islam berikut ini yang dengan tegas melarang segala macam bentuk perayaan tahun baru dan Natal bagi warga Muslim. 

loading...

Bagi siapa saja yang kedapatan merayakan tahun baru, maka dia akan dikenakan sanksi berat hingga berujung pada jeruji besi.

Negara mana sajakah itu? Berikut empat negara Islam yang melarang perayaan tahun baru dan Natal karena dianggap bertentangan dengan budaya Islam.

1. Arab Saudi
Negara pertama yang melarang perayaan tahun baru Masehi adalah Arab Saudi. Larangan tersebut diresmikan oleh Mutawa – Komisi Kebijakan dan Pencegahan Kejahatan.

Larangan tersebut juga melarang toko-toko menjual aksesoris seperti bunga, boneka dan aksesoris perayaan tahun baru lainnya. Polisi Arab pun akan melakukan razia kepada warga yang kedapatan merayakan tahun baru.

HALAMAN
1 2
Loading...
Loading...