Minggu, 29 Desember 2019 17:49 WITA

Malam Tahun Baru, Polres Wajo Incar Konvoi Motor dengan Knalpot Racing

Editor: Nur Hidayat Said
Malam Tahun Baru, Polres Wajo Incar Konvoi Motor dengan Knalpot Racing
Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Muhammad Yusuf.

RAKYATKU.COM, WAJO - Menciptakan keamanan dan rasa nyaman kepada seluruh masyarakat, Satlantas Polres Wajo sudah berkomitmen untuk menindak tegas konvoi motor pada perayaan tahun baru 2020. 

Termasuk motor yang menggunakan knalpot racing, yang menyebabkan suara bising nan berisik di jalan raya.

Untuk itu, sosialisasi mengenai larangan penggunaan knalpot racing dan juga konvoi motor tersebut, sudah mulai dilakukan sejak jauh-jauh hari. Dengan harapan, masyarakat dapat mengetahui aturan tersebut dan nantinya berkenan untuk mematuhi.

"Kami memang sudah mewanti-wanti bagi pengendara nakal yang kelewat batas merayakan pergantian tahun. Seperti, tidak melakukan konvoi kendaraan dan kebut-kebutan di jalan raya. Dilarang menggunakan knalpot bising dan melakukan balapan liar, dan juga komunitas-komunitas motor untuk sosialisasi hal ini," ujar kata Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Muhammad Yusuf, Minggu (29/12/2019).

AKP Muhammad Yusuf berharap, dengan adanya sosialisasi lebih awal akan dapat menekan dan juga sekaligus mencegah adanya pelanggaran tersebut pada saat perayaan tahun baru. 

Terlebih, kata dia, pelarangan akan penggunaan knalpot racing sudah diatur dalam undang-undang. "Setiap kendaraan bermotor yang digunakan di jalan raya diatur dalam Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2009, tentang lalu-lintas dan angkutan jalan. Termasuk, dalam hal kebisingan suara yang termaktub dalam Pasal 48 ayat 3b," jelasnya.

loading...

Ia mengatakan, dalam undang-undang tersebut dijelaskan, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, kedalaman alur ban, dan juga knalpot, dapat dikenakan sanksi.

"Sebab pemakaian knalpot yang tidak sesuai aturan, bisa menyebabkan kerusakan mesin, polusi, boros bahan bakar, emisi gas buang, dan yang paling parah itu bisa memicu perkelahian dan tawuran karena provokasi dari suara yang ditimbulkan knalpot," tuturnya.

"Kita akan lakukan rekayasa lalu lintas di Sengkang, khususnya di sekitaran Lapangan Merdeka," katanya. Rencananya, pada malam pergantian tahun akan dimeriahkan oleh tausiah Ustaz Maulana dan penyanyi Fatin.

Penulis: Rasyid

Loading...
Loading...