Minggu, 29 Desember 2019 09:52 WITA

Hadiri Pelantikan, Bupati Lutra Minta Panwascam Cegah Perpecahan Masyarakat

Editor: Abu Asyraf
Hadiri Pelantikan, Bupati Lutra Minta Panwascam Cegah Perpecahan Masyarakat

RAKYATKU.COM - Siapa pun bakal calon yang maju adalah orang yang punya niat baik untuk daerah ini. Tentu tidak mau melihat daerah ini terpecah. Tugas Panwascam memastikan niat baik itu terjaga.

Hal itu disampaikan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani di hadapan 45 Panwascam se-Kabupaten Luwu Utara, yang baru saja dilantik oleh Ketua Bawaslu, Muhajirin di Aula Hotel Remaja Masamba, Sabtu (28/12).

"Profesionalisme itu berat. Ini adalah ujian bagi kita sebagai penyelenggara. Kita semua pelaku dari awal. Jadi pengalaman kita panjang sekali. Hanya saja, tetap kita membuka diri karena regulasi berubah. Kemampuan literasi juga dituntut dari teman-teman untuk banyak membaca," kata Indah mengawali sambutannya pada pelantikan yang dirangkai dengan bimbingan teknis tersebut.

Pada komposisi panwascam tahun ini, persyaratan menjadi lebih ketat. Tidak ada lagi ASN, aparat pemerintah desa, maupun anggota BPD yang menjadi bagian di dalamnya.

"Artinya harapan kita untuk tegaknya demokrasi semakin bermartabat dan semakin adil dalam pelaksanaannya," terang mantan dosen Universitas Indonesia ini.

Kualitas pemilu, lanjut Indah, bergantung pada kualitas penyelenggara.

loading...

"Panwas adalah orang-orang yang di kepalanya itu semua berbicara aturan-aturan. Harapan kita, panwas bisa mencegah. Sebab kalau kita berhasil mencegah, dari awal kita sudah berkontribusi terhadap perpecahan yang mungkin saja terjadi pada masyarakat," katanya.

"Penyelenggara adalah ujung tombak dalam menjaga kebersamaan masyarakat kita. Untuk itu pastikan juga apa yang disampaikan bakal calon mengandung nilai edukasi untuk masyarakat," harap bupati perempuan pertama di Sulsel ini.

Anggota Bawaslu Sulsel Dr Adnan Jamal menuturkan, panwas harus memastikan penyelenggaraan pemilu berlangsung jujur dan adil.

"Dalam setiap proses pemilihan, tentu tidak disebut jujur jika ada pelanggaran yang terjadi. Bawaslu diikat oleh kode etik dan saudara bisa dihentikan jika melanggar kode etik. Sebab lembaga Bawaslu harus menjaga kepercayaan publik, maka pastikan bekerja sesuai peraturan perundang-undangan," kata koordinator Divisi Hukum, Data, dan Informasi ini.

Turut hadir pada pelantikan panwascam unsur forkopimda, organisasi kepemudaan.

Loading...
Loading...