Sabtu, 28 Desember 2019 10:50 WITA

Tiongkok Rencana Revisi Terjemahan Al-Qur'an

Editor: Nur Hidayat Said
Tiongkok Rencana Revisi Terjemahan Al-Qur'an

RAKYATKU.COM - Tiongkok berencana merevisi terjemahan kitab suci berbagai agama. Itu berarti bisa juga untuk terjemahan Al-Qur'an.

Hal itu dikatakan untuk memperkuat nilai-nilai sosialis di tengah tindakan keras terhadap kelompok-kelompok agama di negara itu. Tiongkok saat ini tengah dilanda isu agama minoritas Muslim Uighur.

Dikutip DailyMail, Sabtu (28/12/2019), sebuah laporan mengungkapkan, rencana pemerintah Tiongkok menulis ulang terjemahan Al-Qur'an untuk membuat masyarakatnya tidak menentang nilai-nilai pemerintahan.

Edisi baru Al-Qu'ran nantinya tidak boleh mengandung konten apapun yang bertentangan dengan kepercayaan Partai Komunis. Itu disampaikan seorang pejabat tinggi partai.

Paragraf yang dianggap salah, akan disensor atau diubah dan diterjemahkan kembali. Meskipun Al-Qur'an tidak disebutkan secara khusus, partai itu menyerukan evaluasi komprehensif agama klasik yang ada bertujuan bagi konten yang tidak sesuai dengan kemajuan zaman.

loading...

Perintah itu diberikan pada November 2019 selama pertemuan yang diadakan oleh Komite Urusan Etnis dan Agama Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok. Komite itu nantinya yang mengawasi masalah etnis dan agama di Tiongkok.

Menurut Kantor Berita Xinhua, kelompok itu terdiri atas 16 orang pakar dan perwakilan agama yang berbeda dari Komite Sentral Partai Komunis. 

Mereka dikatakan telah menghadiri konferensi November lalu. Pertemuan itu diawasi Wang Yang, Ketua Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok.

Surat kabar Prancis Le Figaro melaporkan, Wang menekankan otoritas agama harus mengikuti instruksi Presiden Xi. Bahwa tafsir ideologi agama harus sesuai dengan nilai-nilai inti Sosialisme dan persyaratan era terkini. Dia mendesak para pejabat untuk membangun sistem keagamaan dengan karakteristik khas Tiongkok.

Loading...
Loading...