Sabtu, 21 Desember 2019 17:50 WITA

Best Practice Pendidikan Enrekang Jadi Rujukan LPMP Sulsel

Editor: Abu Asyraf
Best Practice Pendidikan Enrekang Jadi Rujukan LPMP Sulsel
Bupati Enrekang, Muslimin Bando.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Muslimin Bando menanggalkan topi koboinya. Saat menjadi pembicara di Hotel Mercure, Sabtu (21/12/2019), bupati Enrekang itu hadir dengan kopiah hitam.

Mengenakan kemeja batik putih lengan panjang bermotif bunga. Muslimin Bando menjadi pemateri pada diskusi terpumpun LPMP Sulsel. 

MB membawakan materi "Best Practice Pendidikan Kabupaten Enrekang" pada diskusi terpumpun peningkatan mutu pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan di Mercure Hotel, Jl AP Pettarani Makassar.

Dalam ulasannya, bupati dua periode itu menjabarkan setidaknya 11 poin program peningkatan mutu pendidikan di Bumi Massenrempulu. Beserta tujuan serta anggaran yang ia gelontorkan.

Best Practice Pendidikan Enrekang Jadi Rujukan LPMP Sulsel

Antara lain Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), yang hingga tahun 2018 Enrekang meluluskan guru pada pretest PPG sebanyak 468 orang. 

"Ini terbanyak di Indonesia timur dan semuanya sudah mengikuti pendidikan profesi guru," jelas MB.

loading...

Selanjutnya pemberian tunjangan terpencil, dengan anggaran Rp6 miliar. Program pendidikan EMAS dengan anggaran Rp12 miliar untuk membiayai program pendidikan yang tidak dibiayai dana BOS.

Selanjutnya, peningkatan kualifikasi akademik sebanyak 4.608 guru mulai TK sampai SMP. Di Enrekang, tersisa 40 orang yang belum S1. 

"Itupun hampir semuanya dalam tahap ujian akhir pada UNM, Unismuh, Umpar, dan STKIP Muhammadiyah Enrekang," jelas bupati berlatar belakang pendidik ini.

Selain itu, jumlah guru bergelar magister telah mencapai 200 orang, dan bahkan doktor ada 13 orang.

Bupati Enrekang juga menerbitkan peraturan bupati (perbup) tentang Gerakan Guru Wajib Membaca tahun 2017. Pembiasaan untuk gemar membaca, kata MB, harus diawali dari guru.

"Kita juga menganggarkan Rp300 juta untuk jambore literasi. Kegiatan ini akan diikuti semua sekolah mulai TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Enrekang untuk mambawa Enrekang menjadi kabupaten literasi dan sekolah ramah anak," katanya.

Loading...
Loading...