Jumat, 20 Desember 2019 10:01 WITA

28 Tahun Hidup Membungkuk, Pria Ini Kini Bisa Berdiri Tegak Lagi

Editor: Andi Chaerul Fadli
28 Tahun Hidup Membungkuk, Pria Ini Kini Bisa Berdiri Tegak Lagi

RAKYATKU.COM - Seorang pria di China telah menghabiskan sebagian besar hidupnya dengan membungkuk. Karena bentuk artritis parah yang disebut ankylosing spondylitis yang dideritanya.

Pria bernama Li Hua itu kini bisa berdiri tegak lagi di usianya yang telah menginjak 46 tahun. Dia dididiagnosis dengan kondisi tersebut pada usia 18.

Warga dari Yongzhou, China itu berjuang selama hampir tiga dekade tidak bisa duduk tegak. Atau berbaring telentang di tempat tidur, dikutip dari MailOnline, Jumat (20/12/2019).

Ankylosing spondylitis (AS), yang terutama mempengaruhi tulang belakang, menyebabkan peradangan yang sering mengakibatkan nyeri kronis parah dan melibatkan banyak sendi lain.

Hua merasa sangat sulit hanya makan atau minum dengan kondisinya itu. Dia hanya mengandalkan ibunya untuk perawatan karena ia tidak mampu membayar.

Pada Mei lalu, Profesor Tao Huiren dari Rumah Sakit Umum Universitas Shenzhen mengetahui tentang kasusnya. Huiren menawarkan  prosedur empat bagian radikal pada Hua karena postur tetapnya mengancam jantung dan paru-parunya.

loading...

"Satu-satunya pilihan kami adalah mematahkan tulangnya satu bagian pada satu waktu, tulang paha, tulang belakang leher, tulang belakang dada. Dan kemudian meluruskan seluruh tulang belakangnya," kata Huiren seperti dikutip.

"Risiko yang terlibat adalah 20 hingga 30 kali lipat dari pasien bedah tulang belakang biasa dan kemungkinan dia menjadi lumpuh juga sangat tinggi."

Dengan setiap langkah operasi, Hua mengalami perubahan signifikan, secara bertahap menjadi lebih lurus.

Huiren mencatat bahwa Hua akan segera dapat mendapatkan kembali gerakan normal dan berjalan lagi tanpa bantuan setelah beberapa bulan terapi.

"Tentu saja, dia tidak akan dapat melakukan hal yang terlalu ekstrem seperti tinju atau bermain tenis. Tetapi semua gerakan tubuh biasa tidak akan menjadi masalah," kata dokter.

Tags
Loading...
Loading...