Senin, 16 Desember 2019 06:30 WITA

Siswi SMP Dibunuh karena Rebutan Pulpen, Mahasiswi UIN Tewas di Tangan Kekasih

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Siswi SMP Dibunuh karena Rebutan Pulpen, Mahasiswi UIN Tewas di Tangan Kekasih
Asmaul Husna semasa hidup.

RAKYATKU.COM - Kasus tewasnya gadis kelas 2 SMP hanya karena rebutan pulpen menjadi berita populer pada Minggu kemarin. 

Selain itu,  kasus pembunuham mahasiswi UIN Alauddin, Asmaul Husna tewas, yang dilakukan pacarnya, Ridhoyatul Khaer juga tak luput dari perhatian pembaca.

Berikut tiga berita populer Rakyatku.com pada Minggu (15/12/2019) kemarin.

1. Berebut Pulpen saat Ujian, Siswi SMP Tewas Berkelahi, Ibu Lempar Mayatnya ke Kolam

Terlalu mahal harga sebuah pulpen. Sampai harus mengorbannya satu jiwa. Korbannya, gadis kelas 2 SMP alias kelas VIII.

Kala itu, ujian sedang berlangsung di sebuah sekolah SMP di Chaksu, dekat Jaipur, India. Dua siswi berebut pulpen. Seorang di antaranya tak kuat menahan malu diejek teman-temannya.

Komisaris Polisi Ashok Gupta mengatakan, kasus pembunuhan itu terungkap sehari setelah kejadian. 

Pada Rabu itu, siswi yang menjadi pelaku pembunuhan, mendatangi rumah korban. Sepulang sekolah. Di sana, merekan berkelahi. Masih lanjutan cekcok di sekolah.

Sejak saat itu, korban tidak pulang ke rumah. Keluarga melapor polisi dan petugas melakukan pencarian. Polisi mendapat informasi bahwa sebelum hilang, korban sempat berebut pulpen dalam kelas. Selengkapnya baca di sini.

2. "Dia Bilang Sudah 4 Bulan," Pembunuh Mahasiswi UIN Ungkap Kejadian Dalam Kamar

Apa yang terjadi dalam kamar sebelum mahasiswi UIN Alauddin, Asmaul Husna tewas? Ridhoyatul Khaer akhirnya buka-bukaan kepada polisi.

Pada Jumat (13/12/2019), Ridhoyatul Khaer rupanya sudah mengintai. Korban berdampingan kamar dengan sepupunya, Miftahul.

loading...

Ridhoyatul Khaer menunggu Miftahul keluar agar dia bisa bertemu korban. Sore itu, kebetulan Miftahul janjian kerja tugas bareng teman-temannya. Mereka sepakat menuju tabox, sebuah tempat nongkrong anak muda di Antang.

Begitu Miftahul pergi, Ridhoyatul Khaer langsung masuk kamar Asma. Mereka memang janjian. Ingin membicarakan sesuatu hal, katanya.

"Awalnya saya bicara baik-baik dulu. (Saya tanyakan) sudah berapa bulan kehamilannya," aku Ridhoyatul Khaer saat diinterogasi polisi.

"Dia bilang empat bulan," lanjutnya.  "(Nanti) pulang saya, baru tanya ke orang tua. Tapi dia mau tanya sekarang," tambahnya.

Inilah yang memicu pertengkaran. Saat itu, Asma langsung mengambil ponselnya. Ingin menelepon orang tuanya. Ridhoyatul Khaer mencoba merebut ponsel itu. Selengkapnya baca di sini.

3. Anjing Hormat kepada Panglima Angkatan Darat, Jenderal Bintang 3 Itu Balas Sambil Jongkok

Letnan Jenderal KJS Dhillon terkejut. Seekor anjing menyambutnya. Berdiri dengan dua kakinya, anjing putih itu memberi hormat kepada komandan 15 korps tersebut.

Foto interaksi jenderal bintang tiga dengan anjing itu langsung viral di media sosial.

Dalam foto tersebut, Komandan Korps Chinar terlihat membalas hormat kepada anjing. Dia berjongkok agar bisa sejajar dengan anjing putih tersebut.

Berbicara kepada ANI, para pejabat Angkatan Darat mengatakan bahwa momen itu terjadi pada 1 Juli 2019. Pada hari pertama Amarnath Yatra.

"Ketika Komandan Korps pergi ke gua suci untuk darshan, sekitar 50 meter sebelumnya, Menaka menjalankan tugasnya. Ketika Komandan Korps sampai di sana, anjing itu memberi hormat kepadanya," kata mereka. Selengkapnya baca di sini.

Loading...
Loading...