Rabu, 11 Desember 2019 22:46 WITA

Kekalahan di Markas Barito dan Alasan Klasik Darije Kalezic

Penulis: Rizal
Editor: Andi Chaerul Fadli
Kekalahan di Markas Barito dan Alasan Klasik Darije Kalezic

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - PSM Makassar tumbang lagi di laga tandang. Juku Eja bertekuk lutut di markas Barito Putera dengan skor 3-2.

Laga pekan ke-32 Liga 1 2019 itu digelar di Stadion Demang Lehman, Martapura, Rabu malam (11/12/2019).

Total 16 laga away sudah dilakoni PSM musim ini. Tak satupun berhasil dimenangkan. Hanya mampu meraih hasil imbang tiga kali. 13 laga diantaranya berakhir dengan kekalahan.

Hadir di sesi jumpa pers usai takluk dari Barito, Pelatih PSM, Darije Kalezic nampak lesu. Sesekali tertunduk. Ia didampingi gelandang PSM, Rizky Pellu.

"Pertandingan ini memiliki dua wajah berbeda. Antara babak pertama dan babak kedua," kata Darije membuka sesi jumpa pers.

Arsitek asal Bosnia Herzegovina itu lalu mengeluarkan analisa klasiknya. Dirinya menyebut pemainnya menguasai pertandingan. Hanya saja, minim peluang.

loading...

"Ada satu hal yang mirip di babak pertama dan kedua. Yaitu, kita mendominasi pertandingan. Tapi di babak pertama, kita tidak membuat peluang. Hanya satu peluang dari (Rizky) Pellu. Di sekitar kotak penalti Barito, kita tidak cukup berbahaya," dalihnya.

Dibabak kedua, katanya, permainan PSM berubah. Lebih menggigit dan ganas didepan kotak penalti Barito.

"Kita cetak dua gol (di babak kedua). Dan kita juga tampil berbahaya di kotak penalti Barito," ulasnya.

Darije menutup sesi jumpa pers dengan memuji anak asuhnya. Katanya, motivasi tinggi para pemain belum cukup membawa timnya menang di laga ini.

"Pemain saya telah memberikan yang terbaik. Mereka bermain dengan hati yang besar. Sayangnya itu tak cukup untuk memenangkan pertandingan ini. Selamat untuk Barito. Semoga beruntung hingga akhir musim," demikian Darije.

Loading...
Loading...