Senin, 09 Desember 2019 14:10 WITA

Peringati Harkodia, Kajari Jeneponto Pasang Stiker Antikorupsi ke Kendaraan yang Melintas

Penulis: Zul Lallo
Editor: Abu Asyraf
Peringati Harkodia, Kajari Jeneponto Pasang Stiker Antikorupsi ke Kendaraan yang Melintas
Kajari Jeneponto, Ramadiyagus memasang stiker pada salah satu kendaraan yang melintas.

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2019 di jajaran Kejaksaan Negeri Jeneponto berlangsung di halaman Kejari Jeneponto, Senin (9/12/2019).

Adapun tema peringatan Hakordia 2019, "Bersama Melawan Korupsi Mewujudkan Indonesia Maju".

Peringatan Hakordia 2019 di jajaran Kejaksaan Negeri Jeneponto dipimpin Kajari Jeneponto, Ramadiyagus. Sedangkan komandan upacara yakin Pangerang SB.

Jaksa Agung RI, Sanitiar Burhanuddin dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kajari Jeneponto Ramadiyagus mengatakan, kejahatan korupsi diakui tidak hanya sebagai masalah yang sangat kompleks, meluas, namun juga bersifat sistemik.

Fakta menunjukkan, seringkali korupsi tumbuh subur sebagai bagian dari masifnya kekuasaan ekonomi, hukum dan politik dan bahkan bagian dari sistem itu sendiri.

"Penanggulangan korupsi ini tidak hanya semata-mata diperlukan langkah-langkah pemberantasan yang bersifat sinergis, komplementer, terintegrasi dan proporsional. Namun, orientasi penanggulangannya juga harus dapat memberikan solusi yang memberikan manfaat bagi perbaikan sistem," kata dia.

Persoalan korupsi sistemik tersebut dalam perkembangannya, terdapat beberapa persoalan penting yang harus kita waspadai bersama. 

Modus operandi untuk melakukan kejahatan korupsi saat ini yang sudah sedemikian canggih, karena telah memanfaatkan berbagai ilmu kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. 

loading...

Persoalan yang berkaitan dengan sikap permisif sebagian besar masyarakat terhadap korupsi, yang turut memberikan andil cukup besar sebagai faktor penghambat signifikan terbebasnya negeri ini dari bahaya perbuatan korupsi.

Kondisi tersebut, kata Burhanuddin, tentunya harus diimbangi dengan adanya kesiapan, kapasitas, dan kompetensi dari aparat penegak hukum kejaksaan, serta didukung pula dengan instrumen hukum yang memadai.

Harapannya, agar upaya pengungkapan kasus korupsi dapat berjalan secara optimal dan kesadaran antikorupsi pada masyarakat dapat terbentuk.

Di akhir sambutannya, Jaksa Agung dalam amanatnya mengingatkan kepada seluruh jajaran kejaksaan agar tetap menjaga integritasnya dalam melakukan tugas dan kewenangan yang dimiliki.

"Saya tegaskan bahwa saya tidak akan pernah menoleransi setiap bentuk perbuatan tercela dan penyimpangan lainnya. Kita membutuhkan keteladanan kuat yang dipelopori oleh hadirnya aparatur penegak hukum kejaksaan yang memiliki konsistensi dan integritas dalam pemberantasan korupsi," sebutnya.

Usai pelaksanan upacara Hari Anti Korupsi Sedunia, jajaran Kejari Jeneponto yang dipimpin Kajari Jeneponto Ramadiyagus bersama para kepala seksi dan para jaksa serta pegawai melaksanakan pemasangan stiker antikorupsi di perempatan lampu merah depan Mapolres Jeneponto kepada para pengguna kendaraan yang melintas. 
 

Loading...
Loading...