Kamis, 05 Desember 2019 18:32 WITA

Fantastis, Pisang Dilakban di Dinding Terjual Lebih Rp2 Miliar

Editor: Suriawati
Fantastis, Pisang Dilakban di Dinding Terjual Lebih Rp2 Miliar
Instagram

RAKYATKU.COM, PARIS - Buah pisang bisa menjadi sangat berharga ketika itu dilihat sebagai karya seni. Seperti yang dipamerkan di Art Basel Miami Beach minggu ini.

Menurut situs web pasar seni Artnet, dua dari tiga edisi pisang yang telah terjual. Satu diantaranya dihargai $150.000 (Rp2,1miliar). Padahal itu hanya pisang biasa, yang dilakban ke dinding.

Pisang itu adalah karya seniman Maurizio Cattelan, dan ditampilkan pada hari Rabu (04/12/2019) oleh Perrotin, sebuah galeri seni kontemporer yang didirikan di Paris.

Berjudul Comedian, karya seni ini terdiri dari pisang yang dibeli di toko bahan makanan Miami dan selembar lakban.

Meskipun dihargai sangat mahal, pembeli harus siap menerima kenyataan bahwa buah itu akan membusuk. Lagi pula, geleri tidak memberikan instruksi mengenai apa yang harus dilakukan jika pisang mulai membusuk.

Fantastis, Pisang Dilakban di Dinding Terjual Lebih Rp2 MiliarMenurut pernyataan pers dari Galerie Perrotin, Maurizio Cattelan pertama kali memikirkan ide pisang itu setahun yang lalu.

loading...

"Saat itu, Cattelan memikirkan sebuah patung yang berbentuk seperti pisang," demikian katanya. "Setiap kali dia bepergian, dia membawa pisang dan menggantungnya di kamar hotelnya untuk mencari inspirasi."

"Dia membuat beberapa model: pertama dalam resin, kemudian dalam perunggu dan perunggu dicat, hingga akhirnya kembali ke ide awal pisang yang nyata."

Sementara itu, pendiri galeri, Emmanuel Perrotin, mengatakan kepada CNN bahwa pisang adalah "simbol perdagangan global, tujuan ganda, serta perangkat klasik untuk humor."

Fantastis, Pisang Dilakban di Dinding Terjual Lebih Rp2 MiliarCattelan dikenal karena menciptakan karya yang menantang budaya populer. Salah satu karya seninya adalah toilet emas 18 karat, yang dicuri dari Istana Bleinheim di Inggris.

Sebuah hadiah telah ditawarkan untuk mengembalikan toilet itu, namun belum ditemukan.

Loading...
Loading...