Selasa, 03 Desember 2019 23:21 WITA

Camat Barombong Bantah Dirinya Terjaring Razia di Warkop saat Jam Kerja

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Nur Hidayat Said
Camat Barombong Bantah Dirinya Terjaring Razia di Warkop saat Jam Kerja
Satpol PP Gowa melaksanakan razia kedisplinan ASN, Selasa (3/12/2019).

RAKYATKU.COM, GOWA - Pernyataan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gowa, Alimuddin Tiro, soal Camat Barombong yang terjaring razia kedisplinan ASN, Selasa siang (3/12/2019), mendapat penentangan.

Razia yang dipimpin langsung Alimuddin Tiro, berhasil menjaring Camat Barombong, Anwar Asru dalam razia kedisiplinan ASN itu.

Namun, Anwar Asru membantah pernyataan Alimuddin yang menyebut dirinya terjaring razia di Cafe Al Maidah, Sungguminasa siang tadi.

Anwar menjelaskan, saat itu dirinya tidak sedang berada di kafe yang dirazia. Melainkan sedangkan mengikuti kegiatan Diseminasi Hasil Kajian dan Inovasi Kelitbangan Hidup Pemkab Gowa, di Hotel Grand Celino, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kota Makassar.

Anwar mengaku, kegiatan itu dia ikuti bersama dengan Camat Bontomarannu. "Tadi banyak yang bertanya kepada saya, yang katanya saya terjaring razia. Padahal salah. Saya ikut kegiatan di Hotel Grand Calino Makassar bersama Camat Bontomarannu. Jadi saya tidak terjaring razia," ujar Anwar kepada Rakyatku.com, Selasa (3/12/2019).

Dia pun menyayangkan apa yang disampaikan oleh Alimuddin Tiro, yang menyebut dirinya ikut terjaring razia. Apalagi, perintah dari Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni untuk tidak singgah di warkop saat jam kerja bagi ASN.

Loading...

Sebelumnya, Satpol PP Gowa berhasil menjaring tiga orang ASN lingkup pemerintah Kabupaten Gowa. Ketiganya itu di antaranya dari Disperindag berinisial NR, guru dari SD Inpres Pa'bangngiang berinisial RW, dan Camat Barombong berinisial AA. 

"Mereka yang terjaring ada di Warkop 36, Warkop 56, dan Cafe Al Ma'idah. Camat barombong ada di Cafe Al Ma'idah. Hanya dia berada di lantai dua. Mungkin dia pergi bertamu," kata Alimuddin Tiro.

Di hari pertama razia itu, pihaknya hanya melakukan peringatan. Namun tetap, Alimuddin akan melaporkan ASN yang terjaring itu ke Wakil Bupati.

"Semua kita catat yang terjaring, bilamana nanti di temukan maka sanksinya adalah mutasi ke dataran tinggi, itu berdasarkan penyampaian pak Wabup," tambahnya.

Loading...
Loading...