Minggu, 01 Desember 2019 04:30 WITA

Kerangka dari 16 Tahun Lalu Ditemukan, 19 Pejabat du China Diperiksa

Editor: Andi Chaerul Fadli
Kerangka dari 16 Tahun Lalu Ditemukan, 19 Pejabat du China Diperiksa

RAKYATKU.COM - Polisi menemukan kerangka di bawah trek olahraga sekolah menengah di provinsi Hunan. Penemuan ini menyeret dua orang sebagai terdakwa.

Tak cuma itu, ada 19 pejabat yang diduga ikut membantu dalam menutup kasus ini, dikutip dari Shanghaiist, Minggu (1/12/2019).

Kerangka itu ditemukan kembali pada bulan Juni di Sekolah Menengah Xinhuang di kota Huaihai. 

Segera diasumsikan bahwa jasad itu milik Deng Shiping. Seorang mantan pekerja pemeliharaan di sekolah yang menghilang secara misterius 16 tahun yang lalu.

Deng mengawasi renovasi lapangan olahraga sekolah. Menurut saudara lelakinya, Deng tidak senang dengan kualitas pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor dan menolak untuk menandatangani dokumen yang relevan, alih-alih melaporkan masalah tersebut kepada pemerintah daerah. Tidak lama setelah itu, dia hilang dan tidak terlihat lagi.

loading...

Polisi setempat menggali jenazah Deng setelah menerima petunjuk dari tembakan besar lokal bernama Du Shaoping, yang telah ditangkap sebagai bagian dari penumpasan geng lokal. Pada tahun 2003, Du dikontrak untuk merenovasi lapangan olahraga.

Bersama Du, seorang pria bernama Luo Guangzhong juga ditangkap. Du telah mempekerjakannya untuk membantu pekerjaan renovasi. Mereka berdua mengaku membunuh Deng dan menyembunyikannya di bawah lintasan.

Menurut polisi, kejahatan mereka ditutup-tutupi oleh kepala sekolah saat itu Huang Bingsong, yang kebetulan adalah paman Du. Huang dikatakan telah menggunakan koneksinya untuk menyesatkan dan menghambat penyelidikan hilangnya Deng, menyuap pejabat setempat dalam proses tersebut.

Salah satu pejabat tersebut adalah Yang Jun, yang merupakan wakil sekretaris Partai Biro Keamanan Umum Kabupaten Xinhuang dan mantan teman sekelas Du. Baik Huang dan Yang telah diusir dari Partai Komunis dan sekarang menunggu tuntutan pidana untuk diajukan terhadap mereka.

Tags
Loading...
Loading...