Sabtu, 30 November 2019 00:31 WITA

Ketika Fraksi PKB Bicara Pengadaan Helikopter Pemprov Sulsel di Rapat Paripurna

Penulis: Fathul Khair
Editor: Adil Patawai Anar
Ketika Fraksi PKB Bicara Pengadaan Helikopter Pemprov Sulsel di Rapat Paripurna

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pengadaan helikopter BPBD Sulsel, salah satu yang menarik. Dalam proses pembahasan RAPBD 2020. BPBD mengusulkan, pembelian helikopter ke Komisi E, DPRD Sulsel. Total anggrannya, Rp 30 miliar.

Namun jumlah tersebut, tidak cukup. Karena helikopter yang akan dibeli, dengan anggaran sebanyak itu, tidak memenuhi standar penanganan bencana.

Dalam rapat Paripurna DPRD Sulsel, Jumat malam (29/11/2019), Fraksi PKB mendukung pembelian helikopter. Hal ini disuarakan Irwan Hamid. Irwan menyampaikannya, saat diberi kesempatan, menanggapi hasil pembahasan RAPBD dan Prolegda 2020.

"Terkait nota keuangan dan RAPBD tahun 2020, pada prinsipnya kami menyetujui. Namun ada beberapa hal penting. Yang ingin kami sampaikan pada forum ini," ujar Irwan.

Hanya Fraksi PKB saja, yang bersuara soal pengadaan helikopter di rapat paripurna. Yang lainnya tidak.

Fraksi PKB kata dia, berharap Pemprov Sulsel dan pihak terkait, agar lebih tanggap saat terjadi bencana alam di Sulsel.

loading...

"Selama ini, kejadian bencana di daerah-daerah, kehadiran pemerintah provinsi selalu terlambat tiba di lokasi. Kami alami sendiri. Salah satu kendala adalah transportasi. Makanya Fraksi PKB mendukung adanya helikopter," tambah Irwan disambut aplaus anggota dewan yang hadir.

Makanya, legislator Sulsel dapil XI ini, mendorong pemerintah dan DPRD Sulsel. Untuk mendatangkan helikopter. 

"Tujuannya, untuk mendukung mobilitas OPD. Yang menangani penanggulangan bencana. 

Alasan kedua kata dia. Selama ini, baik semasa Syahrul Yasin Limpo menjabat Gubernur Sulsel. Maupun Nurdin Abdullah, selalu telat saat menghadiri acara di Luwu Raya. Lagi-lagi. Karena alasan transortasi.

"Sampai acara Festival Kraton, bahkan ada dua Raja pulang. Karena menunggu gubernur. Mungkin ini perlu menjadi perhatian kedepan," pungkas Irwan.

Loading...
Loading...