Jumat, 29 November 2019 23:00 WITA

DPRD-Pemprov Sepakati RAPBD Sulsel 2020 Sebesar Rp 10,4 Triliun

Penulis: Fathul Khair
Editor: Adil Patawai Anar
DPRD-Pemprov Sepakati RAPBD Sulsel 2020 Sebesar Rp 10,4 Triliun

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - DPRD dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020, sebesar Rp10,4 triliun lebih. Penandatanganan bersama ini, dilakukan dalam rapat paripurna, di lantai 3 gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Jumat malam (29/11/2019).

Ketua Banggar DPRD Sulsel, Rudy Pieter Goni yang membacakan hasil pembahasan RAPBD Sulsel. Ada 72 anggota dewan yang hadir. Tiga orang izin.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dalam sambutannya mengatakan, RAPBD itu, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp 4,566 Triliun lebih. Dana Transfer sebesar Rp 5,821 Triliun lebih. Dan Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp78,161 Miliar lebih.

"Rencana Pendapatan Daerah dalam RAPBD ini, mengalami peningkatan senilai Rp568,30 Miliar lebih. Atau sebesar 5,43 %, dibandingkan dengan target pendapatan pada APBD Pokok Tahun Anggaran 2019. Sebesar Rp 9,898 Triliun lebih," kata Nurdin Abdullah.

Dikatakan Nurdin, dengan komposisi pendapatan daerah seperti ini, upaya pencapaian target, akan difokuskan pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah. Khususnya Pajak Daerah serta Dana Transfer. 

"Optimalisasi penerimaan pajak, akan diarahkan untuk lebih memperkuat digitalisasi layanan. Sebagai usaha meningkatkan jangkauan pelayanan, kepada masyarakat wajib pajak," ujar mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.

Dia menjelaskan, penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor, sebagai kontributor terbesar pajak daerah di Sulsel, akan dimaksimalkan dengan dimungkinkannya pelayanan, melalui aplikasi mobile banking. 

loading...

"Hal ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas. Dan sekaligus salah satu wujud, implementasi program nyata Birokrasi Anti Korupsi," ujarnya.

Pada sektor Belanja Daerah, dalam RAPBD Tahun Anggaran 2020 ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,690 Triliun lebih. Yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp7,540 Triliun lebih. Dan Belanja Langsung sebesar Rp. 3,150 Triliun lebih. 

"Komponen terbesar dalam Belanja Tidak Langsung, adalah Belanja Pegawai dengan anggaran Rp3,362 Triliun lebih. Sedangkan pada Belanja Langsung, adalah Belanja Modal sebesar Rp1,622 Triliun lebih. Adapun Pembiayaan Daerah berjumlah Rp. 323,99 miliar lebih," jelas Nurdin.

Alokasi anggaran untuk Urusan Wajib Pelayanan Dasar, pada RAPBD ini sebesar Rp4,943 Triliun lebih. Yang terdiri dari urusan Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat serta Urusan Sosial.

"Di samping alokasi untuk Urusan Wajib Pelayanan Dasar,  berdasarkan hasil pembahasan, juga dialokasikan anggaran untuk urusan wajib non pelayanan dasar. Urusan pilihan dan fungsi penunjang pemerintahan," pungkasnya.

Loading...
Loading...