Sabtu, 23 November 2019 01:28 WITA

Ma'ruf Amin: Jangan Jadikan Masjid Tempat Penyebaran Ujaran Kebencian

Editor: Adil Patawai Anar
Ma'ruf Amin: Jangan Jadikan Masjid Tempat Penyebaran Ujaran Kebencian

RAKYATKU.COM - Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin membuka acara Festival Tajug 2019 di alun-alun Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon, Jawa Barat, pada Jumat (22/11/2019). 

Dalam kesempatan tersebut, ia berpesan supaya jangan menjadikan masjid atau tajug, sebagai tempat menyampaikan kebencian.

"Jangan sampai masjid dijadikan tempat penyebaran ujaran kebencian. Jangan sampai ada narasi-narasi permusuhan, kebencian. Ini penting dijaga. Supaya masjid tetap dibangun, diisi narasi-narasi kesantunan, saling mencintai, saling menyayangi, saling menolong," ujar Ma'ruf dalam sambutannya.


Ma'ruf mengaku, hingga saat ini masjid masih sangat relevan untuk dijadikan sebagai tempat pembinaan umat Islam. Dirinya tidak ingin masjid digunakan tidak sesuai dengan fungsinya. "Jangan sampai ada distorsi penggunaan masjid dari fungsinya yang benar," sambungnya.

Loading...

Dijelaskan Ma'ruf, Sunan Gunungjati sendiri mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW, yakni mengembangkan agama islam melalui masjid. Menurutnya, hal tersebut adalah sebuah langkah yang sangat strategis, karena saat Sunan Gunungjati membangun sejumlah masjid di Cirebon, penyebaraan agama islam di Jawa Barat menjadi sangat masif.

"Ternyata dorongan membangun masjid ini, merupakan suatu media yang ampuh dalam rangka mengembangkan ajaran islam secara damai, " ujarnya.

Ma'ruf menambahkan, dengan mencegah adanya narasi-narasi kebencian yang disampaikan di dalam masjid, maka kemurnian dari fungsi masjid itu akan tetap terjaga. "Artinya menjaga tajug juga mengawal kemurnian daripada masjid itu, " ucap dia.

Loading...
Loading...