Selasa, 19 November 2019 14:29 WITA

15 Sekcam Disanksi, Ketua DPRD Minta Pj Wali Kota Memimpin Tak Pakai Emosi

Penulis: Syukur
Editor: Mays
15 Sekcam Disanksi, Ketua DPRD Minta Pj Wali Kota Memimpin Tak Pakai Emosi
Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Penjabat Wali Kota Makassar, diminta tak emosional dalam memimpin Kota Makassar. Ini disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Rudianto Lallo, Selasa (19/11/2019).

Menurut Rudi, sebagai pelaksana tugas pasca jabatan Wali kota Makassar lowong, Iqbal Suhaeb diharapkan dapat memimpin pemerintahan di Kota Makassar dengan arif dan bijaksana. 

"Seharusnya wali kota tidak emosional, tapi lebih arief dan bijak," ungkap politisi NasDem ini.

Sekadar diketahui, Penjabat Wali Kota Makassar,  Iqbal Suhaeb, kembali menjadi sorotan, pasca menjatuhkan sanksi terhadap 13 Sekcam dan 2 Kabid. Sanksi tersebut dijatuhkan dengan dalih, berdasarkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Namun menurut pria jangkung asal Lakkang ini, langkah pemberian sanksi tersebut berlebihan.

"Harusnya mereka dikasih teguran saja, tidak perlu disanksi," tambah mantan Ketua ISMAHI ini.

loading...

Legislator berlatar belakang lawyer ini menambahkan, sebagai penjabat kursi 01 Makassar, Iqbal semestinya lebih mengedepankan pembinaan. Terlebih, video yang menyebabkan para sekcam disanksi disebut masih perdebatan. 

"Karena wali kota selaku pejabat pembina kepegawaian, harusnya lebih arief dan bijaksana. Kan lebih bagus mendidik dibanding memberi sanksi kepada bawahannya. Apalagi, video tersebut masih debatable, masih sumir alias susah dibuktikan," jelasnya. 

Sebelumnya PJ Wali Kota Makassar mencopot 13 Sekretaris Camat (Sekcam) dan 2 Kepala Bidang (Kabid) dari jabatannnya. Pencopotan itu berlaku terhitung, Senin, (18/9/2019), kemarin. Mereka adalah mantan sekcam yang diangkat menjadi camat oleh Wali Kota Makassar Danny Pomanto, menjelang Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar 2018.

Berikut nama 13 mantan Sekcam dan 2 Kabid yang dipecat Iqbal Suhaeb:
1. Mahyuddin: Biringkanaya
2. Arman: Bontoala
3. Andi Fadly: Manggala
4. Alamsyah Sahabuddin: Makassar
5. Edward Supriawan: Mamajang/Kabid Gakum Satpol PP
6. Juliaman: Mariso
7. Andi Pangerang: Panakkukang
8. Sulyadi Perdana Putra: Rappocini/Kabid Pengawasan Dinas Penataan Ruang
9. Rully: Makassar
10. Muhammad Reza: Tamalanrea
11. Andi Patiware: Ujung Pandang
12. Ibarahim Chaidar Said: Ujung Tanah
13. Auliah Arsyad: Wajo
14. Akbar Yusuf: Mamajang
15. Fahyuddin Yusuf: Tamalate

Loading...
Loading...