Senin, 18 November 2019 17:43 WITA

Proyek Retak di Tanrutedong Milik BBWS Pompengan Jeneberang

Penulis: Darwis Pantong
Editor: Aswad Syam
Proyek Retak di Tanrutedong Milik BBWS Pompengan Jeneberang
Bupati Sidrap, H Dollah Mando saat meninjau beberapa proyek di Sidrap.

RAKYATKU.COM, SIDRAP -- Bupati Sidrap, Dollah Mando menegaskan, bahwa pemantauan proyek, bukan sebagai pencitraan.

Hal itu disampaikan Bupati Dollah Mando, menanggapi adanya penilaian miring terhadap dirinya, yang akhir-akhir ini rajin turun memantau proyek.

"Saya memandang perlu untuk menjelaskan semua itu. Maksudnya, agar apa yang saya lakukan, tidak dinilai yang aneh-aneh," kata Bupati Dollah Mando, Senin (18/11/2019).

Menurutnya, ada dua alasan mengapa dirinya selaku kepala pemerintahan, rajin melakukan pemantauan pembangunan fisik di lapangan.

Pertama, untuk mengetahui sejauh mana progres pekerjaan fisik yang berlangsung. Apakah sudah sesuai dengan waktu pekerjaan yang tertera dalam perjanjian kontrak atau belum.

Kedua, untuk memaksimalkan penyerapan anggaran setiap Oorganisasi Perangkat Daerah (OPD), yang melakukan pekerjaan fisik.

"Jadi, sekali lagi, apa yang saya lakukan akhir-akhir ini, bukan pencitraan. Tetapi bagian dari dari tanggung jawab saya, sebagai kepala pemerintahan," lontar Bupati Dollah Mando.

Kepala pemerintahan yang baik, sambung Dollah Mando, adalah dia yang rajin memonitoring kegiatan pembangunan di daerahnya.

Loading...

Dengan demikian, kata dia, ia bisa mengetahui secara langsung apakah pekerjaan fisik yang tengah berlangsung, sudah sesuai dengan perencanaan atau tidak.

"Itulah saya. Saya tidak mau nanti ada masalah baru sibuk di belakang. Bagaimanapun, semua itu harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat melalui DPRD nantinya," sambung Dollah Mando.

Ditanya mengenai adanya proyek yang retak di Tanrutedong? Dollah Mando menjelaskan, proyek tersebut milik pemerintah provinsi melalui BBWS Pompengan Jeneberang.

Proyek Retak di Tanrutedong Milik BBWS Pompengan Jeneberang

Kendati demikian, Bupati Dollah Mando berjanji tetap akan memantau kondisi proyek tersebut. Selanjutnya melakukan koordinasi dengan pihak terkait di provinsi.

"Yang pasti, untuk sementara ini kami masih fokus mengawasi pekerjaan-pekerjaan fisik daerah, yang ditangani oleh OPD teknis kami, setelah itu saya akan monitoring proyek yang lainnya," paparnya.

Terakhir, Bupati Dollah Mando berterima kasih kepada DPRD Sidrap, yang dinilainya secara bersama-sama telah memberi perhatian yang cukup, terkait pelaksanaan proyek di Bumi Nene Mallomo ini.

Loading...
Loading...