Senin, 18 November 2019 08:15 WITA

Dompet Dhuafa Sulsel Menebar Semangat Belajar Alquran di Jeneponto

Editor: Aswad Syam
Dompet Dhuafa Sulsel Menebar Semangat Belajar Alquran di Jeneponto
Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) Sulawesi Selatan, mengadakan Halaqah Akbar Forum Halaqah Qur’an (FHQ) di Masjid Agung Jeneponto, Minggu, (17/11/2019).

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Ada beberapa ciri khas atau keistimewaan Alquran. Salah satunya, bisa memberi syafaat pada hari kiamat. Syafaat itu, kepada orang-orang yang membaca dan mengkajinya. 

Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) Sulawesi Selatan, meyakini keistimewaan itu. Mereka pun mengadakan Halaqah Akbar Forum Halaqah Qur’an (FHQ) di Masjid Agung Jeneponto, Minggu, (17/11/2019).

Halaqah Akbar FHQ ini, diikuti ratusan peserta dari santri-santri FHQ dan undangan. Hadir pula Nur Alam Basir, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto. Nur Alam Basir juga merupakan santri FHQ.

“Kita harus semangat untuk belajar Alquran, khususnya untuk para guru. Karena kalau kita para guru semangat belajar Alquran, insyaallah para murid juga akan semangat,” ujarnya.

Di Jeneponto, Halaqah Akbar FHQ ini, sudah yang ke lima. Itu karena semangat masyarakat mengikuti program dakwah Dompet Dhuafa Sulsel ini, sangat tinggi. 

Ini juga bisa dilihat dari jumlah kelompok FHQ yang terbentuk. Setiap tahunnya selalu bertambah.

Loading...

Wana, manager program Dompet Dhuafa Sulsel mengatakan, FHQ di Jeneponto termasuk FHQ yang sukses. "Selalu kami jadikan contoh untuk FHQ di tempat lain. Semoga semangat santri-santri FHQ Jeneponto untuk belajar dan mencintai Alquran, bisa menjadi motivasi buat santri-santri FHQ di tempat lain,” tambah Wana.

Melalui kegiatan ini, Cordofa Sulsel mengajak masyarakat khususnya santri FHQ, untuk semakin semangat belajar dan mencintai Alquran.

Dalam kegiatan ini, selain diisi motivasi Alquran, juga ada materi Makhraj Huruf.  Dibawakan langsung Ustaz Abdrurahman. Pembina FHQ Jeneponto.

Kegiatan ini, ditutup dengan wisuda santri Pesantren Roudhatul Huffaz. Rusli Nasir namanya. Sehari sebelumnya, dia telah melaksanakan Sima’an Kubro 30 Juz di tempat yang sama. Sima’an Kubro secara terbuka ini, merupakan yang pertama kali di Kabupaten Jeneponto.

Loading...
Loading...