Rabu, 13 November 2019 17:17 WITA

Sembuh dari Lumpuh, Pria Ini Juarai Kontes Binaragawan 

Editor: Aswad Syam
Sembuh dari Lumpuh, Pria Ini Juarai Kontes Binaragawan 
Kelviin Lim berhasil jadi juara binaragawan setelah sembuh dari lumpuh.

RAKYATKU.COM, TIONGKOK - Kelviin Lim (46), menderita stroke. Semangat yang tinggi membuat Kelviin bangkit. Dia berhasil sembuh.

Lima tahun lalu, Lim tiba-tiba pingsan saat keluar rumah. Dia menderita pendarahan otak karena dua pembuluh darah pecah di sisi kanan otaknya. Demikian tulis Asia One.

Para dokter memberi tahu Lim dan keluarganya, bahwa ia memiliki peluang tipis untuk bertahan hidup (5 - 10 persen). Hanya ada satu opsi yang tersisa untuk mereka dan itu adalah operasi, tetapi masih ada risiko. Jika operasi gagal, Lim bisa kehilangan nyawanya.

Syukurlah, Lim selamat dari operasi, tetapi dia terjebak di kursi roda karena dia tidak bisa menggerakkan sisi kiri tubuhnya. Lim mengandalkan istrinya untuk bergerak.

“Dulu saya sering mengompol. Ada sebuah kedai kopi di bawah tempat saya yang hanya berjarak sekitar 300 meter, tetapi saya membutuhkan waktu 15 menit untuk memutar sendiri rada kursi. Selalu terasa seolah-olah orang-orang menatap saya dan saya menjadi sangat tertekan saat itu," ujarnya.

Bisnis akuariumnya dan tiga anak, memotivasi Lim untuk terus mendorong kehidupan yang lebih baik. Pria berusia 46 tahun itu berkata: "Tidak ada orang lain yang bisa membantu saya, hanya saya yang bisa membantu diri saya sendiri."

Loading...

Jadi, dalam tiga tahun berikutnya, Lim menjalani rehabilitasi, tetapi itu tidak cukup karena dia tidak puas dengan berat badannya. Karena itu, ia mulai lebih sering pergi ke gym dan mempraktikkan kebiasaan makan yang baik. 

“Saya ingin mengubah diri saya, jadi pada tahun 2017, saya menyingkirkan semua kebiasaan makan yang buruk dan menghabiskan pagi hari dengan berenang dan malam hari di gym. Saya bahkan menyewa pelatih pribadi dan kehilangan hampir 20 kg tahun itu,” urainya.

Meskipun Lim memiliki awal yang buruk di gym, dalam setahun, Lim menjadi agak bugar dan kencang. Dia juga berhenti menggunakan kursi rodanya dan tongkat berjalan, karena dia bersikeras berjalan ke kantor setiap hari untuk melatih tubuhnya. Sebagai hasil dari ketahanannya, ia menjadi runner-up kedua dari kompetisi Bodybuilding Fitnessmen 2018 Fitness dalam kategori 176cm ke atas. 

Yang lebih menakjubkan, dia naik level dan muncul sebagai runner-up untuk kompetisi yang sama tahun ini (2019) dalam kategori 40 tahun.

Loading...
Loading...