Senin, 11 November 2019 19:26 WITA

Sebelum Dibunuh oleh Profesor, Anastasia Telpon Kakaknya Sambil Nangis

Editor: Suriawati
Sebelum Dibunuh oleh Profesor, Anastasia Telpon Kakaknya Sambil Nangis
Anastasia Yeshchenko dan Profesor Oleg Sokolov

RAKYATKU.COM, RUSIA - Potongan demi potongan kisah muncul, menyusul kematian Anastasia Yeshchenko, yang dibunuh dan dimutilasi oleh profesor Oleg Sokolov ??????.

Kakaknya, Sergey mengungkapkan bahwa sebelum dibunuh, adiknya sempat menelponnya dan menangis. Gadis berusia 24 tahun itu mengatakan bahwa dia dan kekasihnya telah bertengkar.

Sergey mengatakan bahwa Anastasia menelponnya pada Kamis (07/11/2019) dini hari, jam 01:07.

"Dia menangis," katanya, dikutip crimerussia.com. Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa sang adik bercerita jika dia ingin menghadiri ulang temannya, tetapi Profesor Oleg Sokolov cemburu dan bereaksi keras.

"Dia mulai menghinanya dan mengatakan bahwa dia tidak berterima kasih," demikian kata Sergey. "Dia kemudian memukulnya, dan menghantamkan kepalanya ke lantai."

Pada saat itu, Sokolov mengusir Anastasia dari rumahnya. Tapi, Anastasia mengatakan kepada kakaknya bahwa dia perlu kembali ke rumah itu untuk mengambil barang-barangnya.

loading...

Pada pukul 01:49 pagi, Sergey kembali menelpon adiknya. Rupanya sang adik mengatakan bahwa dia sudah akur dengan Sokolov dan dia meyakinkannya bahwa mereka baik-baik saja.

Bagaimana pun, sang kakak terus gelisah. Dia kemudian mencoba menelepon adiknya di pagi hari, tetapi gadis itu sudah tidak mengangkat telepon.

Menurut laporan RIA Novosti, Anastasia meninggal karena luka tembak. Setelah meninggal, tubuhnya dipotong-potong menjadi beberapa bagian.

Polisi telah menggeledah rumah Sokolov dan menemukan kepala Anastasia dibungkus plastik merah. Gergaji berdarah juga ditemukan. 

Loading...
Loading...