Senin, 11 November 2019 20:31 WITA

Pura-Pura Menikah, Perempuan Ini Kumpulkan Sumbangan Rp421 Juta

Editor: Abu Asyraf
Pura-Pura Menikah, Perempuan Ini Kumpulkan Sumbangan Rp421 Juta
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Perempuan ini punya cara unik untuk mendapatkan uang. Dia pura-pura menikah dan meminta sumbangan dari keluarga dan teman-temannya.

Sebelum acara berlangsung, sudah terkumpul sumbangan lebih dari $ 30.000 atau sekitar Rp422 juta. Luar biasa.

Namun, tiba-tiba pasangan calon pengantin itu mengumumkan bahwa pernikahan mereka ditunda. Tidak disebutkan alasan penundaan itu.

Dalam pengumumannya, calon pengantin perempuan mengklaim bahwa uang itu sudah menjadi miliknya. Dia akan menyimpannya untuk pernikahan yang dijadwalkan ulang.

Pasangan itu menambahkan bahwa uang yang terkumpul itu sebagian akan digunakan untuk bulan madu. Tidak lupa dia berterima kasih kepada para penyumbang.

"Kami berterima kasih kepada Anda masing-masing atas
sumbangan awal Anda yang murah hati," katanya dalam sebuah postingan yang dibagikan di Reddit.

"Bisakah Anda percaya kami telah mengumpulkan lebih dari
$ 30.000??? Luar biasa!!" lanjut dia.

Loading...

"Jangan khawatir, uang yang Anda sumbangkan tidak akan
dihabiskan dengan sia-sia, melainkan digunakan untuk
berbulan madu dalam beberapa bulan mendatang," katanya lagi.

"Setelah kami mendapatkan kembali stabilitas keuangan setelah bulan madu, kami akan mengumumkan tanggal pernikahan baru dan membuka kembali dana uang kami untuk hadiah lebih lanjut," katanya.

"Pernikahan itu mahal!" tambahnya.

Seorang warganet langsung merespons postingan itu. Dia mempertanyakan kewarasan pengantin perempuan tersebut. Dia merasa telah ditipu.

Pengantin perempuan itu lalu membalas di postingan lain bahwa orang sudah mentransfer uang ke rekening mereka, sudah menjadi milik mereka dan tidak akan ada pengembalian. 

"Kamu memilih untuk donasi kepadaku. Jika aku ingin
menggunakan uang, peduli bagaimana? Sudah kubilang pernikahan akan dijadwal ulang, tidak dibatalkan," kata pengantin perempuan.

Loading...
Loading...