Minggu, 10 November 2019 13:33 WITA

Tiga Bayi Meninggal di Rumah Sakit Setelah Diberi ASI yang Terinfeksi

Editor: Suriawati
Tiga Bayi Meninggal di Rumah Sakit Setelah Diberi ASI yang Terinfeksi
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, PENNSYLVANIA - ASI yang terinfeksi menyebabkan tiga bayi meninggal di rumah sakit Geisinger Medical Center di Pennsylvania, AS.

Menurut siaran pers yang dikeluarkan oleh Geisinger pada hari Jumat, mereka mengakui bahwa peralatannya sendiri telah mencemari ASI donor.

Hal itu membuat bayi prematur terkena bakteri yang disebut pseudomonas dan membuat delapan bayi terinfeksi. Tiga dari mereka meninggal dunia.

Matthew Van Stone, juru bicara Geisinger, mengatakan bahwa peralatan pengukuran ASI di rumah sakit itu selalu "dicuci dengan tangan" sebelum digunakan kembali.

Tetapi rumah sakit telah mengambil "beberapa langkah proaktif". Sejak 30 September, rumah sakit telah menggunakan peralatan sekali pakai untuk mengukur dan mengelola ASI donor.

loading...

Dan sejak mereka melakukan perubahan, tidak ada lagi bayi yang sakit akibat bakteri.

"Kami ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada keluarga yang telah terkena dampak dari insiden ini," kata Wakil presiden dan kepala medis Geisinger, Edward Hartle. perusahaan Dia menambahkan bahwa mereka "berkomitmen untuk melakukan semua yang kami bisa untuk mendukung [korban]."

Lebih lanjut, rumah sakit mengatakan bahwa satu bayi terinfeksi yang masih hidup telah dipulangkan. Empat masih dirawat di rumah sakit, dan dua di antaranya masih menerima pengobatan untuk pseudomonas.

Sementara itu, seorang orang tua yang bayinya meninggal telah mengajukan gugatan terhadap rumah sakit.

Tags
Loading...
Loading...