Sabtu, 09 November 2019 13:31 WITA

Ratu Kecantikan Iran yang Mengaku Akan Dibunuh di Negaranya Diberi Suaka di Filipina

Editor: Suriawati
Ratu Kecantikan Iran yang Mengaku Akan Dibunuh di Negaranya Diberi Suaka di Filipina
Bahareh Zare Bahari

RAKYATKU.COM, MANILA - Bahareh Zare Bahari, ratu kecantikan Iran yang dicari atas tuduhan kriminal oleh Teheran, telah diberikan suaka politik di Filipina.

Bahari, yang berbasis di Filipina sejak 2014, ditolak masuk ke negara Asia Tenggara pada 17 Oktober ketika dia baru kembali dari Dubai.

Otoritas Filipina mengatakan mereka melakukannya atas dasar surat perintah penangkapan dari Iran. Bahari pun bersembunyi selama tiga minggu di bandara Manila.
 
Bahari mengklaim tidak melakukan kesalahan apapun, dan bahwa Teheran ingin menghukumnya karena menentang rezim.

Dia kemudian mencari status pengungsi, dan menggunakan media sosial untuk menggalang dukungan dari komunitas internasional, termasuk mengajukan permohonan kepada Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

"Mereka akan membunuhku," kata Bahari kepada Telegraph bulan lalu, merujuk pada pemerintah Iran.

Ratu Kecantikan Iran yang Mengaku Akan Dibunuh di Negaranya Diberi Suaka di FilipinaWakil Menteri Kehakiman Filipina Markk Perete mengatakan bahwa Bahari telah diberikan suaka politik. Dia menambahkan bahwa wanita itu ditahan karena Iran telah meminta Interpol untuk membantu menangkapnya dan mengembalikannya atas tuduhan penyerangan.

Loading...

"Dia akan keluar dari bandara dan datang ke wilayah Filipina," kata Perete.

Menjelang keputusan suaka, kelompok hak asasi Amnesty International mendesak pemerintah Filipina untuk tidak mendeportasi Bahari.

"Jika pihak berwenang Filipina mengirimnya ke Iran, ia berisiko ditangkap, disiksa, dan diperlakukan dengan sewenang-wenang, serta menghadapi persidangan dan pemenjaraan yang tidak adil," kata Nicholas Bequelin, direktur regional Amnesty untuk Asia Timur dan Tenggara dalam sebuah pernyataan, pada hari Kamis.

Ratu Kecantikan Iran yang Mengaku Akan Dibunuh di Negaranya Diberi Suaka di FilipinaBahari mewakili Iran di kontes kecantikan Miss Intercontinental di Manila tahun lalu. Dia mengatakan Teheran ingin dia dideportasi karena "aktivitas politiknya".

Ratu kecantikan itu mengatakan dia pikir dia telah menjadi target karena dia menunjukkan dukungan untuk aktivis Iran yang diasingkan, Reza Pahlavi.

Loading...
Loading...