Minggu, 15 September 2019 09:06 WITA

Bupati Maros Cabut Moratorium Rekomendasi Izin Tambang

Editor: Adil Patawai Anar
Bupati Maros Cabut Moratorium Rekomendasi Izin Tambang
Bupati Maros, Hatta Rahman.

RAKYATKU.COM, MAROS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros akhirnya mencabut penghentian sementara atau moratorium pemberian rekomendasi wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) mineral bukan logam dan batuan. 

Keputusan ini berdasarkan surat Bupati Maros ke Gubernur Sulsel, perihal tindak lanjut moratorium WIUP tertanggal 9 September 2019.

Bupati Maros, Hatta Rahman mengatakan, saat ini banyak permintaan masyarakat terkait rekomendasi itu untuk memenuhi rencana pembangunan proyek seperti kereta api, perluasan bandara dan infrastruktur jalan Mamminasata. Sementara, potensi tambang di Maros masih banyak.

"Iya karena banyak permintaan. Selama ini sebenarnya kita telah moratorium rekomendasi, karena sejak tahun 2016 kan kewenangan tambang itu sudah diambil alih oleh Provinsi. Makanya semua tekhnisnya kita serahkan ke sana," kata Hatta saat ditemui, Minggu (15/09/2019).

loading...

Menurut Hatta, pemberian rekomendasi WIUP itu secara teknis akan tetap dilakukan oleh tim dari Provinsi, karena Pemkab Maros selama ini tidak memiliki tenaga teknis terkait hal itu. Pihaknya kata Hatta, akan meminta tim khusus dari Polres, Kejaksaan dan Satpol PP untuk kajian hukum sebelum diterbitkan.

"Kami kan sudah tidak punya dinas Pertambangan. Nah makanya soal teknisnya semua itu kita tetap serahkan ke Provinsi. Saya juga akan buat tim dari Polres, Kejaksaan dan Satpol PP untuk mengkaji secara hukum. Ini tambang risikonya besar, makanya harus hati-hati," lanjutnya.

Semua Tim yang ada, kata Hatta, akan melakukan pemeriksaan bersama hingga tidak ada cela hukum dan juga dampak lingkungan yang ditimbulkan aktivitas tambang itu nantinya, sampai ada izin lingkungan.

Loading...
Loading...