Jumat, 25 Oktober 2019 10:47 WITA

Perusahaan Teknologi di Rusia Kembangkan RoboCop, Bisa Periksa Sidik Jari Tersangka

Editor: Andi Chaerul Fadli
Perusahaan Teknologi di Rusia Kembangkan RoboCop, Bisa Periksa Sidik Jari Tersangka

RAKYATKU.COM - Sebuah perusahaan robotik Rusia meluncurkan perwira polisi robot "RoboCop" yang mampu memeriksa latar belakang tersangka. Dilengkapi dengan paspor dan pemindai sidik jari, penegak hukum robot itu diperkenalkan di pameran keamanan internasional Interpolitex ke-23 di Moskow.

Desainernya, perusahaan yang berbasis di Perm, Promobot, mengatakan robot itu dapat berkomunikasi dengan orang-orang dan bergerak secara mandiri, dikutip dari Daily Star, Jumat (25/10/2019).

"Polisi robot dapat memindai sidik jari dan mengidentifikasi wajah-wajah individu, termasuk penjahat dalam daftar orang yang dicari, berkomunikasi dengan orang-orang dan bergerak secara mandiri, menghindari rintangan," kantor persnya mengatakan dalam sebuah pernyataan.

RoboCop ini disebut-sebut akan dapat membantu polisi. kantor pers melanjutkan: "Setelah penyelidikan, android akan dapat memindai sidik jari dan memberikan informasi yang dapat diakses pada individu, jika orang tertentu ini ada di database Kementerian Dalam Negeri. , yang akan membuat proses identifikasi lebih mudah dan lebih cepat."

Jika seorang tersangka berkorespondensi dengan seorang individu pada daftar orang yang dicari, robot dapat memberikan informasi latar belakang tentang nama mereka, waktu dan tempat menemukan individu tersebut, kata Pendiri Promobot Oleg Kivokurtsev.

"Robot mungkin tidak melakukan operasi sendiri sejauh ini dan itu sebabnya robot kami akan menjadi asisten polisi di tempat-tempat ramai seperti bandara, di kereta bawah tanah, dan di acara-acara massa," tambahnya.

loading...

Promobot, produsen robot layanan otonom terbesar di Rusia dan Eropa Utara dan Timur, didirikan pada 2015.

Interpolitex tahun ini berjalan di pusat pameran Moskow hingga 25 Oktober, yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Rusia, Layanan Keamanan Federal, dan Garda Nasional Rusia.

Tema tahun ini adalah digitalisasi lembaga penegak hukum. Promobot juga telah terlibat dalam penciptaan sejumlah pengembangan AI yang membuka mata.

Awal bulan ini, perusahaan meluncurkan produksi massal robot mirip manusia yang dapat dibuat sesuai pesanan dengan penampilan apa pun.

Dengan label "Android Robo-C", bot humanoid menyalin ekspresi manusia, dapat menggerakkan mata, alis, dan mulut mereka, dan dapat menjawab pertanyaan manusia.

Loading...
Loading...