Rabu, 23 Oktober 2019 01:32 WITA

Tim Polri Kasus Novel Berakhir 31 Oktober, Ini Tanggapan KPK

Editor: Adil Patawai Anar
Tim Polri Kasus Novel Berakhir 31 Oktober, Ini Tanggapan KPK
Novel Baswedan.

RAKYATKU.COM - KPK menunggu penjelasan Polri terkait perkembangan pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan. KPK menyebut Presiden Joko Widodo sudah memberikan tenggat waktu selama 3 bulan untuk mengusut kasus teror tersebut.

"Kalau terkait dengan untuk penanganan perkara penyerangan terhadap Novel Baswedan, saya kira presiden kan sudah menyampaikan memberikan waktu 3 bulan ya pada saat itu dan nanti kita tunggu saja," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, dilansir detik Selasa (22/10/2019).

KPK menurut Febri berharap ada perkembangan yang signifikan yang diinformasikan Polri terkait kasus tersebut. Sebab tim bentukan Polri disebut juga sudah bekerja.

"Mungkin akhir bulan ini ya atau nanti kita lihat waktunya jangka waktu 3 bulan untuk diberikan presiden kepada Polri. Sebenarnya secara institusional dan timnya kan kita dengar juga sudah dibentuk, nanti kita tunggu hasilnya apa dari instruksi yang diberikan oleh Presiden itu," sambungnya.

Novel Baswedan mendapat teror dengan cara disiram air keras pada 11 April 2017, usai dirinya menunaikan salat subuh di Masjid Al Ihsan, yang berjarak sekitar 4 rumah dari kediamannya, Jalan Deposito T nomor 8, RT 03 RW 10, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Loading...

Sejalan dengan itu, Polri pun membentuk tim untuk mengusut kasus tersebut. Tim tersebut dipimpin oleh Kabareskrim Komjen Idham Azis.

Tim tersebut mulai bekerja sejak 3 Agustus dan disebut akan berakhir pada 31 Oktober 2019. Sejak 3 Agustus bekerja, Polri menyebut ada kemajuan yang didapat tim dalam proses investigasi.


"Sprin (surat perintah) Kabareskrim Komjen Idham Azis berlaku sejak 3 Agustus sampai 31 Oktober 2019," kataadi Hotel Cosmo Amarossa, Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (16/10).

"Ada kemajuan nggak? Insyaallah ada, sangat signifikan, doakan. Tim kami sedang bekerja yang terbaik," sambung Iqbal.

Loading...
Loading...