Selasa, 22 Oktober 2019 13:43 WITA

Tak Terima Ditegur Merokok, Siswa SMK Manado Tikam Guru Agamanya hingga Tewas

Editor: Aswad Syam
Tak Terima Ditegur Merokok, Siswa SMK Manado Tikam Guru Agamanya hingga Tewas
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, MANADO - Sungguh miris kelakuan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ichtus, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara ini. 

Dia tega menikam guru agamanya sendiri, hingga tewas karena ditegur saat merokok. 

Peristiwa itu terjadi Senin, 21 Oktober 2019. Sekitar pukul 09.30 Wita. Saat itu, FL (16) dan dua temannya C dan OU, tepergok oleh guru agamanya, Alexander Pangkey (54), sedang merokok di kompleks sekolah. Korban lalu menegur tersangka.

Karena tidak terima dengan teguran tersebut, FL lantas pulang ke rumahnya untuk mengambil pisau dapur. Dia lalu kembali ke sekolah. Saat kembali, pelaku melihat korban sedang berada di atas motor, bersiap untuk pulang usai mengajar.

Pelaku kemudian mendekati korban dan langsung menikamnya secara membai buta. Akibatnya, korban menderita sebanyak beberapa luka tusuk di bagian tubuh, dan langsung dilarikan oleh warga sekitar ke rumah sakit.

Korban dinyatakan meninggal dunia karena menderita beberapa luka tikaman. Menurut informasi yang diperoleh, korban mengalami sembilan luka tusukan benda tajam yang bersarang di tubuhnya.

Loading...

Berdasarkan pemeriksaan dari penyidik Kepolisian Sektor Mapanget, aksi yang dilakukan FL tersebut juga ikut dipengaruhi oleh minuman beralkohol. FL mengaku pada kepolisian jika dirinya sempat menegak minuman beralkohol pada malam hari sebelum kejadian tersebut. FL mengonsumsi alkohol bersama dengan rekan-rekannya di lingkungan tempat tinggalnya.

"Pelaku saat ditanya, mengaku jika malam hari sebelum penikaman memang ia sedang minum-minum beralkohol," kata Kepala Polsek Mapanget, AKP Muhlis Suhani seperti dilansir dari Wowkeren. "Kami akan memproses perkara ini sesuai aturan."

Kepolisian berhasil menangkap FL setelah sebelumnya pelaku sempat kabur dan tidak kembali ke rumah usai melakukan aksi penikaman. Kepolisian lantas melakukan penelusuran dengan keluarga besar pelaku sehingga dapat menemukannya.

Kini pelaku akan menghadapi tuntuan hukuman atas aksi yang telah diperbuatnya. Kepolisian berjanji akan segera memproses tindakan pembunuhan ini sesuai dengan hukum yang berlaku.

Loading...
Loading...