Minggu, 20 Oktober 2019 18:39 WITA

Posting Foto Pelecehan Nabi Muhammmad, Penasihat Pemerintah Bikin Marah Muslim Inggris

Editor: Aswad Syam
Posting Foto Pelecehan Nabi Muhammmad, Penasihat Pemerintah Bikin Marah Muslim Inggris
Martin Bridgman

RAKYATKU.COM, INGGRIS - Muslim Inggris menyatakan kemarahannya, setelah penasihat pemerintah yang juga anggota partai Buruh, membagikan kartun Nabi Muhammad di halaman Facebook-nya. 

Martin Bridgman, penasihat Kementerian Perumahan, Komunitas dan Pemerintah Daerah, berbagi kartun Yesus dan Muhammad yang menyinggung masalah pemerkosaan anak. 

Postingannya antara November 2018 dan Maret 2019, baru ditemukan tiga bulan lalu. Itu setelah seorang anggota Muslim partai Buruh setempat di Ilford, mengajukan keluhan.

Dilansir dari MailOnline, salah satu kartun yang dibagikan oleh Bridgman, menunjukkan Yesus menanyai Nabi Muhammad tentang pernikahannya dengan istri ketiganya Aisyah, yang menurut beberapa pihak terjadi, ketika dia baru berusia sembilan tahun. 

Partai Buruh mengatakan, mereka telah menyelidiki kasus tersebut dan Bridgman sementara diinterogasi. 

Namun, anggota Muslim partai lokal telah mengkritik Partai Buruh, karena lamban bertindak. Mereka menuntut bos partai mengambil sikap lebih keras. 

Loading...

Salah satu anggota dewan Partai Buruh, Khayer Chowdhury, juga dari Ilford, mengatakan, dia kaget dan tertekan, ketika dia melihat postingan Facebook Bridgman. 

Seorang juru bicara MHCLG mengatakan: "Meskipun kita tidak dapat membahas masalah-masalah kepegawaian individu, Kementerian Perumahan, Komunitas dan Pemerintah Daerah mengambil pendekatan tanpa toleransi, terhadap segala bentuk rasisme atau diskriminasi agama."

"Perilaku diskriminatif dalam bentuk apa pun, benar-benar tidak dapat diterima. Kami mengharapkan semua karyawan departemen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai dan perilaku Layanan Sipil, sebagaimana tercantum dalam Kode Layanan Sipil," tambahnya.

"Kami akan mengambil tindakan yang tepat, ketika orang-orang gagal memenuhi harapan itu," pungkasnya.

Partai Buruh mengatakan, ia memiliki pendekatan tanpa toleransi terhadap keluhan semacam ini, dan tidak dapat mengomentari kasus-kasus individual.

Loading...
Loading...