Sabtu, 19 Oktober 2019 00:31 WITA

Sambut Pengungsi Wamena, Dompet Dhuafa Buka Pos Hangat di Pelabuhan

Editor: Aswad Syam
Sambut Pengungsi Wamena, Dompet Dhuafa Buka Pos Hangat di Pelabuhan
Relawan Dompet Dhuafa, tampak memberikan minuman kepada salah seorang pengungsi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Jumat, 18 Oktober 2019. Pagi hari, Dompet Dhuafa Sulsel kembali memberikan pelayanan untuk pengungsi pasca kerusuhan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua di Pelabuhan Soekarno Hatta, Kota Makassar.

Sebanyak 454 pengungsi menggunakan KM Gunung Dempo, berlabuh di Pelabuhan
Seokarno Hatta, Makassar, sekitar pukul 06.00 Wita.

Relawan Dompet Dhuafa Sulsel turut menyambut para pengungsi, dengan memberikan
pelayanan-pelayanan yang memudahkan pengungsi. 

Relawan Dompet Dhuafa Sulsel membantu mengangkat barang-barang bawaan pengungsi, dan juga membantu anak-anak pengungsi dari kapal menuju ke bus jemputan masing-masing wilayah tujuan pengungsi.

Koordinator Relawan Dompet Dhuafa Sulsel, Syarif menerangkan, pelayanan pada pengungsi
Wamena hari ini bukan yang pertama.

Loading...

“Respons hari ini merupakan respons yang kesekian. Sehari sebelumnya, kami juga hadir
menyambut saudara kita dari Wamena yang berlabuh di Makassar. Dompet Dhuafa telah
melakukan penanganan pengungsi Wamena di Papua, melalui LKC Dompet Dhuafa Papua
maupun DMC Dompet Dhuafa. Penanganan berupa pendirian pos hangat maupun dapur
umum, taman ceria, penyaluran logistik untuk pengungsi wamena, dan pelayanan pos medis. Di Sulsel sendiri, kita sudah dua kali melakukan respons terhadap saudara kita pengungsi Wamena,” tambah Syarif.

Secara bersamaan, tim relawan Dompet Dhuafa Sulsel, juga membagikan bubur hangat kepada
pengungsi yang sedang menunggu pemberangkatan berikutnya dengan menggunakan bus, yang
telah disediakan oleh masing-masing daerah. 

Selain itu, relawan juga membagikan buah-buahan segar seperti apel, pir, dan jeruk.

Setelah membagikan logistik, tim relawan Dompet Dhuafa Sulsel melanjutkan kegiatan aksi
Bersih Itu Sehat (BIS) di lokasi pelabuhan.

Loading...
Loading...