Kamis, 17 Oktober 2019 18:50 WITA

Bareng Istri Gubernur dan Wali Kota, Dirut PDAM Makassar Antar Air Bersih ke Biringkanaya

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Abu Asyraf
Bareng Istri Gubernur dan Wali Kota, Dirut PDAM Makassar Antar Air Bersih ke Biringkanaya
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar memberi layanan antar air gratis kepada warga Untia dan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kamis (17/10/2019). 

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar memberi layanan antar air gratis kepada warga Untia dan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kamis (17/10/2019). 

Pelaksana tugas Direktur Utama PDAM Makassar, Hamzah Ahmad bersama Ketua Dharma Wanita, Citra Hamzah turun langsung mengantarkan air ke masyarakat.

Sama seperti sebelumnya, kegiatan ini juga dihadiri langsung Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel, Lies F Nurdin, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulsel, Sri Rezky Hayat, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Murni Iqbal Suhaeb.

Hadir pula Camat Biringkanaya, Syahrum Makkuradde serta beberapa unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat setempat. 

Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Lies F Nurdin menuturkan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kita pada warga yang terkena dampak kemarau. 

"Sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu atas kesulitan yang dirasakan oleh masyarakat. Apalagi masalah air yang memang merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi," tuturnya. 

Hamzah Ahmad mengatakan, pada pelaksanaan program ini pihaknya bekerja sama dengan pengelola SPAM Angin Mammiri Sulsel. Itu sudah yang keenam kalinya mengantarkan armada bantuan mobil tangki air gratis kepada masyarakat secara masif. 

Loading...

"Hari ini ada 27 unit armada kita turunkan termasuk empat armada mobil Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar," tuturnya. 

Lebih lanjut Hamzah menuturkan, ke depan pihaknya akan berupaya untuk memenuhi segala kebutuhan air masyarakat khususnya di timur kota.

"Sudah ada petunjuk dari Bapak Wali Kota tentang hal ini. Daerah yang juga akan kita penuhi lainnya adalah sekitar Tallasa City,  Summarecom Villa Mutiara sampai ke Salodong Untia harus menjadi prioritas dalam perencanaan pengembangan penyediaan air bersih saat ini dan kita akan siap untuk mulai bekerja untuk merealisasikan hal tersebut," ungkapnya. 

Camat Biringkanaya, Syahrum Makkuradde menuturkan, atas nama warga Untia, dia menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. 

Syahrum juga menjelaskan bahwa warga Untia dihuni sebagian besar nelayan dan buruh harian. Penghasilannya kecil, tetapi harus membeli air sampai Rp50 ribu per hari. 

"Desa nelayan ini merupakan warga pindahan dari Pulau Lae-Lae yang hidupnya belum mapan sehingga sangat bersyukur atas adanya bantuan air bersih ini," imbuhnya.

Loading...
Loading...