Selasa, 15 Oktober 2019 21:39 WITA

Pemkab Bulukumba Siapkan Beasiswa Rp 3 Juta Bagi Mahasiswa Berprestasi

Penulis: Rahmatullah
Editor: Adil Patawai Anar
Pemkab Bulukumba Siapkan Beasiswa Rp 3 Juta Bagi Mahasiswa Berprestasi

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa Bulukumba yang menempuh pendidikan S1. Beasiswa ini berlaku bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di negeri maupun swasta di semua wilayah Indonesia.

Syaratnya, mahasiswa tersebut harus berprestasi yang ditandai atau dibuktikan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,80. Syarat lainnya, mahasiswa tersebut sementara kuliah di perguruan tinggi yang berakreditasi A dan B, serta memiliki identitas kependudukan KTP Elektronik dari Kabupaten Bulukumba. Baesiswa tercatat sebagai Peraturan Bupati Nomor 41 Tahun 2019 tentang Pemberian Beasiswa kepada Mahasiswa Berprestasi yang Berasal dari Kabupaten Bulukumba.

Bupati AM Sukri Sappewali menegaskan, saat ini skema bantuan pendidikan ke mahasiswa ada dua yaitu pemberian bantuan sosial untuk penyelesaian studi yang dapat diakses di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah dan pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang dapat diakses di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Beasiswa ini dimaksudkan untuk memotivasi mahasiswa agar terus berprestasi sehingga dapat mendukung kesinambungan pembangunan SDM di Kabupaten Bulukumba,” ungkapnya, Selasa (15/10/2019).

Meski demikian, Pemkab Bulukumba masih memprioritas mahasiswa yang memiliki tingkat ekonomi rendah. Mengingat, anggaran pemkab masih terbatas.

“Tim seleksi akan memilih mahasiswa yang memiliki tingkat ekonomi keluarga yang lebih rendah,” imbuhnya.

Loading...

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba,  Akhmad Januaris mengatakan, nilai beasiswa untuk mahasiswa berprestasi sebesar Rp 3 juta rupiah per orang per tahun. Ia mengaku jumlah ini terbilang kecil karena keterbatasan anggaran. 

“Jumlah kuota pada tahun 2019 ini sebanyak 130 orang. Jadi ada kesempatan selama tiga bulan dalam semester genap ini untuk mengurus beasiswa ini dan silahkan mendaftar langsung di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” beber Januaris.

Dalam menentukan siapa yang berhak menerima beasiswa tersebut, pihaknya kata Januaris bukan satu-satunya yang menentukan, oleh karena ada tim seleksi yang dibentuk yang berasal dari lintas sektor seperti Badan Pengelolaan Keuangan, Dinas Sosial, BKPSDM, serta Bagian Hukum.

Sementara mahasiswa Ilmu Politik UIN Makassar, Arif Hidayatullah mengatakan, penetapan berdasarkan IPK 3,80 kurang tepat. Mengingat ada tingkat kesulitan yang berbeda dari beberapa fakultas untuk mendapatkan IPK yang tinggi. Misalnya mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknik sangat susah memperoleh IPK sebesar 3,80, berbeda dengan mahasiswa dari jurusan Sosial Politik yang mudah meraih IPK sebesar itu.

“Kita khawatirkan, jangan sampai lebih banyak mahasiswa Sospol nantinya mendapat beasiswa berprestasi ini,” kata Arif.

Loading...
Loading...