Selasa, 15 Oktober 2019 18:01 WITA

Viral, Kisah Ibu Susui Bayi Hantu

Editor: Aswad Syam
Viral, Kisah Ibu Susui Bayi Hantu
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, MALAYSIA - Seorang wanita anonim mengatakan, suatu malam, dia merasa bahwa bayinya tampaknya lebih lapar daripada biasanya. Padahal, dia sudah menyusui dia beberapa kali di siang hari.

Dibangunkan oleh bayinya pada jam 12 malam dengan tangisan yang keras, wanita itu terkantuk-kantuk berjalan ke tempat tidur bayinya, untuk menyusui anaknya. Asumsinya, bahwa dia lapar.

Meskipun sudah menyusuinya, bayi itu tidak berhenti menangis. Yang menurutnya aneh, karena bayinya biasanya kenyang setelah menyusu. Begitu dia menurunkan bayinya, bayinya itu terus menangis.

Khawatir bahwa dia tidak akan memiliki cukup ASI untuk terus memberi makan bayinya sepanjang malam, dia mencoba memberi bayinya air hangat, tetapi itu tampaknya tidak ada gunanya. 

Ibu anonim itu bahkan mencoba memberi makan bayinya dengan susu formula, tetapi mengatakan bahwa pada saat itu, dia sepertinya tidak dapat menemukan botol susu.

Merasa ada sesuatu yang salah, wanita itu meraih teleponnya dan mencoba memutar rekaman suara orang mengaji dengan keras.

Anehnya, ini sepertinya cukup menenangkan bayi itu, sehingga dia bisa tertidur. Tetapi segera setelah rekaman berakhir, bayi itu menangis lagi.

Loading...

Lelah dan mengantuk, ibu yang telah berusaha sekian lama berusaha menghentikan bayinya mulai menangis. Beralih untuk melihat ke ranjang bayinya, dia ngeri menemukan bayinya sendiri tertidur lelap di dalamnya. Jadi, bayi siapa yang dipegangnya?

Bahkan ketika dia mencoba melepaskan diri dari 'bayi' itu, dia tidak dapat melakukannya.

“Saya ingin melepaskannya, tetapi saya merasa lemah dan saya tidak bisa menggerakkan tubuh saya. Jadi yang bisa saya lakukan hanyalah terus berdoa,” ujarnya.

Setelah beberapa saat berdoa terus menerus, 'bayi' itu menghilang, melebur ke dalam bayang-bayang. 

Untungnya, anaknya sendiri tidak menderita bahaya. Posting Facebook sejak itu telah dibagikan sebanyak 2,5 ribu kali.

Loading...
Loading...