Sabtu, 12 Oktober 2019 20:21 WITA

Turki Disebut Tembaki Tentara AS di Suriah Utara

Editor: Andi Chaerul Fadli
Turki Disebut Tembaki Tentara AS di Suriah Utara

RAKYATKU.COM - Pasukan Turki menembaki pasukan khusus Amerika Serikat yang masih berada di Suriah utara. Hal tersebut dikonfirmasi para pejabat Amerika Serikat.

Insiden itu terjadi di dekat kota Kobani pada Jumat malam, hanya beberapa hari setelah Presiden Donald Trump mengatakan dia akan menarik tentara AS keluar dari wilayah tersebut, dikutip dari Mirror Online, Sabtu (12/10/2019).

Pentagon mengklaim Turki sadar bahwa pasukan AS ada di daerah itu.

Para pejabat AS dikabarkan terpecah karena penembakan itu merupakan kesalahan atau upaya yang disengaja untuk menekan Amerika agar meninggalkan zona perang tempat Turki menyerang Kurdi.

Seorang pejabat senior Pentagon mengatakan kepada Newsweek bahwa pasukan AS menganggap menembak balik untuk membela diri karena penembakan pasukan Turki sangat berat.

Tembakan artileri menghantam beberapa ratus meter dari tentara Amerika dan tidak ada anggota operasi khusus AS yang terluka, kata Pentagon.

Pasukan Amerika menarik diri setelah penembakan berhenti.

Loading...

Kapten Angkatan Laut Brook DeWalt, seorang juru bicara Pentagon, mengatakan: "Pasukan AS di sekitar Kobani mendapat serangan artileri dari posisi Turki sekitar pukul 21:00.

"Ledakan terjadi dalam beberapa ratus meter dari lokasi di luar zona Mekanisme Keamanan dan di daerah yang dikenal oleh Turki untuk memiliki pasukan AS hadir."

Kementerian Pertahanan Turki membantah bahwa tentaranya telah menembaki pasukan AS atau koalisi di Suriah dan mengatakan pasukannya menargetkan para pejuang Kurdi yang berada di dekatnya.

Dikatakan "berhenti menembak setelah menerima informasi dari AS".

CNN mengatakan para pejabat AS yang diajak bicara terbagi atas apakah penembakan itu merupakan upaya yang disengaja untuk memaksa pasukan Amerika meninggalkan daerah itu atau jika itu merupakan kesalahan militer Turki.

Kobani terletak sekitar 35 mil di sebelah barat wilayah konflik utama.

Tags
Loading...
Loading...