Rabu, 09 Oktober 2019 01:00 WITA

Polisi Tetapkan 12 Tersangka terkait Grup Whatsapp Pelajar STM

Editor: Adil Patawai Anar
Polisi Tetapkan 12 Tersangka terkait Grup Whatsapp Pelajar STM

RAKYATKU.COM - Polisi telah menetapkan 12 tersangka terkait grup Whatsapp pelajar STM yang diduga berisi konten provokasi untuk mengikuti gelombang aksi unjuk rasa di Gedung DPR MPR beberapa waktu lalu.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra alasan penetapan tersangka oleh penyidik itu merujuk pada Pasal 160 KUHP.

"Di pasal itu dijelaskan bahwa barang siapa di muka umum baik secara lisan atau tulisan menghasut kepada orang lain untuk melakukan tindak pidana atau perbuatan melawan hukum," tutur Asep usai menghadiri forum diskusi di bilangan Jakarta Selatan, seperti dilansir merdeka, Selasa (8/10).

Asep menyebut, memang isi dari Whatsapp Grup (WAG) pelajar STM itu hanyalah berupa ajakan untuk melakukan demonstrasi. Sementara hak menyampaikan pendapat di muka umum itu memang dilindungi Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.

"Tetapi semua ada batasan, ada limitasinya. Yang jelas, hal yang terjadi kemarin ajakan demonstrasi ini mengakibatkan kerusuhan, kerusakan, juga beberapa korban. Itulah yang kemudian mengapa WAG ini para tersangka ditetapkan Pasal 160," jelas dia.

Para tersangka, lanjut Asep, diduga mengajak atau menghasut orang lain untuk melakukan tindak pidana. Ini menjadi alasan mengapa penyidik menetapkan adanya pelanggaran pidana yang dilakukan oleh para anak di bawah umur.

"Beberapa ada yang inisiatif sendiri (mengajak demonstrasi)," kata Asep.

Loading...


Sejauh ini, sudah 12 orang ditetapkan tersangka dalam kasus WAG tersebut.

"Dari akun STM, bertambah menjadi 12 tersangka. Lima yang baru ini juga adalah anak-anak di bawah umur," kata Asep, Senin (7/10).

Polisi tidak melakukan penahanan terhadap 12 tersangka. Termasuk dua di antaranya orang dewasa yang diamankan di Malang dan Subang.

"Kita tetap lakukan penegakan hukum lewat diversi. Tiga kreator dan sembilan admin," jelas Asep.

Asep menambahkan, polisi masih memeriksa 14 grup WhatsApp yang diduga mengorganisasi pelajar STM untuk demo di depan Gedung DPR-MPR. Di antaranya adalah STM/K bersatu, STM-SMK SENUSANTARA, SMK STM SEJABODETABEK, JABODETABEK DEEMOKRASI, STM Sejabodetabek, dan SMK STM seJabodetabek.

Loading...
Loading...