Senin, 07 Oktober 2019 20:36 WITA

Dari PKS, Sadap Bertemu Appi di Kantor Perindo

Penulis: Syukur
Editor: Nur Hidayat Said
Dari PKS, Sadap Bertemu Appi di Kantor Perindo
Dua Bakal calon wali kota Makassar berpapasan saat mendaftarkan diri di Partai Perindo Makassar. Keduanya adalah Syarifuddin Daeng Punya (Sadap) dan Munafri Arifuddin (Appi).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dua Bakal calon wali kota Makassar berpapasan saat mendaftarkan diri di Partai Perindo Makassar. Keduanya adalah Syarifuddin Daeng Punna (Sadap) dan Munafri Arifuddin (Appi).

Appi datang bersama tim setelah Sadap baru saja keluar dari kantor Perindo. Sadap yang sementara diwawancara oleh wartawan langsung didatangi Appi. Keduanya saling bersalaman dan mengabadikan momen tak terjadwal tersebut.

Appi yang menggunakan baju kemeja hitam selanjutnya berjalan masuk ke kantor Perindo. Sementara Sadap yang menggunakan baju putih meninggalkan kantor partai besutan Hari Tanu itu. 

Sebelum mendaftarkan diri Perindo, Sadap sebelumnya terlebih dahulu mendaftar di PKS Makassar. Dari PKS Makassar, Sadap naik kendaraan roda dua ke kantor Perindo. 

Di PKS, Sadap diterima langsung oleh Ketua PKS Makassar, Anwar. Dia pun mengapresiasi Sadap yang langsung datang mendaftar tanpa diwakili. 

"Ini adalah pintu masuk untuk menggunakan PKS sebagai kendaraan pemilihan wali kota. Saat ini kita masih terbuka untuk semua yamg mau gabung. Saat ini sudah sekitar 15 orang yang ambil formulir," ungkap Anwar di hadapan Sadap.

Loading...

Pasca pengambilan formulir, Sadap masih membutuhkan waktu tujuh hari untuk mengembalikannya ke PKS. Dia pun meminta Sadap untuk berkoordinasi dengan tim penjaringan bakal calon wali kota kapan jadwal pengembalian formulir pendaftarannya.

"Dikonfirmasikan pengembaliannya. Bapak punya waktu mulai besok sampai tanggal 14 nanti untuk mengembalikan," jelasnya.

Sementara itu, di hadapan Anwar dan kader PKS yang juga anggota dewan Makassar, Sadap berjanji akan memenuhi seluruh syarat yang diajukan PKS. Salah satunya menyamakan visi dan misi. 

"PKS adalah partai besar, tentunya mereka mengusung kandidat yang bisa membesarkan dan mengangkat nama partai," ungkap Sadap.

Loading...
Loading...