Sabtu, 05 Oktober 2019 15:53 WITA

Gatot Nurmantyo Ungkap Penyebab Presiden Bisa Kehilangan Kedua Tangannya

Editor: Abu Asyraf
Gatot Nurmantyo Ungkap Penyebab Presiden Bisa Kehilangan Kedua Tangannya
Gatot Nurmantyo (kanan) saat masih aktif di TNI.

RAKYATKU.COM - Ada pesan penting mantan Panglima TNI, Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo pada peringatan HUT TNI, Sabtu (5/10/2019). Dia menyebut presiden bisa kehilangan kedua tangannya.

Gatot menyebut TNI dan Polri sama-sama tangan kanan presiden pada momentum berbeda. Kedua institusi itu sekaligus menjadi tangan kiri presiden pada momentum lainnya.

"Polri adalah tangan kanan presiden dalam kondisi tertib sipil. TNI tangan kirinya presiden. Tetapi dalam kondisi darurat militer, terbalik TNI tangan kanan dan Polri tangan kiri presiden," ujar Gatot.

Itu sebabnya, Gatot berharap tidak ada yang mencoba membenturkan antara TNI dan Polri. Kedua lembaga tersebut berperan penting bagi kemajuan bangsa. 

"Jangan mau dibenturkan. Kalau dibenturkan, maka presiden akan kehilangan kedua tangannya," tegas Gatot Nurmantyo saat menghadiri peringatan HUT ke-74 TNI di Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Dia juga mengajak semua prajurit untuk mengevaluasi diri mengenai sumpah sapta marga. Prajurit TNI harus berorientasi kemaslahatan bangsa.

loading...

"Sebagai prajurit apakah sudah setiap kegiatan yang dilakukan berorientasi terhadap kemaslahatan bangsa dan rakyat Indonesia karena sesuai dengan tema hari ultah TNI profesionalisme ini tanpa dua itu tidak ada apa-apanya maka pesan saya buatlah yang terbaik, berani tulus dan ikhlas untuk bangsa dan rakyatnya," tutur Gatot.

"Apabila pimpinanmu tidak memujimu teruslah kamu bekerja keras dengan motivasi tinggi untuk menjaga tetap kokoh persatuan dan kesatuan bangsa dan berbuat yang terbaik bagi rakyat, pasti rakyat akan melihat profesionalisme dan bangga," lanjut Gatot seperti dikutip dari Detikcom.

SBY dan Ustaz Yusuf Mansur Hadir

 

HALAMAN
1 2
Loading...
Loading...