Kamis, 03 Oktober 2019 14:15 WITA

Gadis 15 Tahun Dicabuli 8 Pria, KPAI: Itu di Luar Batas Perikemanusiaan

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Gadis 15 Tahun Dicabuli 8 Pria, KPAI: Itu di Luar Batas Perikemanusiaan

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) angkat bicara terkait pelecehan seksual yang dilakukan 8 pemuda terhadap berinisial WN (15) di Bantaeng, Sulsel. 

Para pelaku adalah HA (15) dan APA (19) yang sudah ditangkap. Sementara para pelaku yang masih DPO yakni CN, AA, AN, FA, AS dan DN alias EK.

"Kami mengecam tindakan pencabulan yang dilakukan oleh pelaku diluar akal sehat dan prikemanusiaan," kata  Komisioner KPAI, Jasra Putra kepada Rakyatku.com, Kamis (3/10/2019).

Ia pun meminta aparat penegak hukum untuk menangkap pelaku DPO serta memberikan hukuman maksimal kepada pelaku dewasa.

"Kemudian untuk pelaku usia anak diharapkan menggunakan undang-undang 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak," pintanya.

Pemerintah Kabupaten Bantaeng, kata Jasra, seharusnya belajar dari kasus-kasus kekerasan anak yang dahulu terjadi.

"Kami meminta Pemkab Bantaeng agar status Kabupaten Menuju Layak Anak tidak sekedar catatan dalam dokumen, namun segera bisa diimplementasikan untuk perlindungan dan pemenuhan hak anak," cetusnya.

loading...

"Sehingga kasus-kasus seperti ini ada earli warning sistem dalam menjalankan KLA yang terasa programnya di tengah masyarakat. Tentu pendampingan dan pengobatan korban dipastikan tuntas kepada anak sebagai salah satu indikator keberhasilan status KLA yang disandang oleh Kabupaten Bantaeng," tambahnya.

Selain itu, Jasra meminta kepada orang tua, tokoh masyarakat untuk memberikan perlindungan kepada anak dalam bentuk diteksi dini dugaan-dugaan kekerasan kepada anak.

"Orang tua tentu menghadapi ujian yang tidak mudah untuk memulihkan kembali anak korban.Namun dukungan kuat keluarga akan membantu percepatan trauma mendalam yang dihadapi oleh anak," katanya.

Pihaknya pun, kata dia, KPAI akan melakukan pertemuan denga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

"Untuk melakukan evaluasi terkait status Kabupaten Layak Anak. Hasil evaluasi ini penting dilakukan agar Pemda Bantaeng serius dalam meimplementasikan program-program pencegahan, penanganan korban dan termasuk ketuntasan pendampingan korban," jelasnya

HALAMAN
1 2
Loading...
Loading...